BorneoFlash.com, SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman resmi melepas kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI yang akan mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025.
Pelepasan itu dilaksanakan di halaman kantor Sekretariat Kabupaten, Bukit Pelangi, Sangatta, pada Jumat (14/11/2025).
Kontingen yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim Irma Yuwinda ini berjumlah 59 peserta yang terdiri dari 48 atlet dan 11 official.
Puluhan atlet tersebut bakal menunjukkan keahliannya dalam agenda tahunan yang dilaksanakan oleh organisasi yang berdiri pada 24 November 1945 tersebut.
Sebelum melepas para kontingen, orang nomor satu di Pemkab Kutim ini menuturkan, menang kalah dalam sebuah kejuaraan merupakan hal yang biasa.
Meskipun begitu, semangat dan dorongan untuk terus memberikan yang terbaik harus menjadi hal yang utama dalam mencapai prestasi tertinggi. Tanpa melupakan sikap sportifitas selama pertandingan.
“Kita tidak perlu melihat ke belakang, harus tetap optimis dan semangat tanding yang tinggi selama Porseni ini,” ujarnya di hadapan Asisten ekonomi dan Pembangunan Noviari Noor, Sekretaris Disdikbud Irma Yuwinda serta kontingen yang hadir dalam kesempatan itu.
Selain itu, Bupati Ardiansyah juga berpesan agar seluruh kontingen bisa memberikan penampilan terbaik. Juga kekompakan seluruh kontingen tak luput disampaikannya agar terus ditingkatkan untuk bisa mencapai tujuan bersama menjadi yang terbaik dalam Porseni yang akan berlangsung di Kota Balikpapan pada 15 hingga 19 November 2025 mendatang.
Sementara itu, manajer sekaligus Ketua Kontingen Irma Yuwinda melaporkan, peserta yang akan mengikuti ajang yang mengusung tema “Guru Hebat Indonesia Kuat Mengukir Prestasi Merajut Harmoni” ini merupakan atlet hasil seleksi Porseni Tingkat Kabupaten yang sudah di laksanakaan pada Oktober lalu di Sangatta.
“Tujuanya adalah untuk meningkatkan profesionalisme guru sebagai tenaga pendidik dan pemanfaatan teknologi informasi dimana seluruh persyaratan dalam lomba kali ini menggunakan sistem. Selain itu untuk menumbuhkembangkan potensi olahraga dan seni kreatifitas guru dan kebugaran jasmani," jelas Irma. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar