Kandidat terakhir adalah Jean-Paul van Gastel, pelatih asal Belanda yang kini menangani PSIM Yogyakarta. Van Gastel bisa menjadi opsi realistis jika PSSI masih ingin mempertahankan pelatih dari Negeri Kincir Angin.
Meski baru promosi ke kasta tertinggi setelah 18 tahun, PSIM tampil solid di bawah arahannya. Hingga pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026, PSIM menempati peringkat ketiga dengan 12 poin dari tiga kemenangan, tiga imbang, dan satu kekalahan.
Van Gastel punya rekam jejak impresif di Eropa. Ia menjadi asisten pelatih Giovanni van Bronckhorst di Feyenoord Rotterdam, membantu klub tersebut meraih satu gelar Liga Belanda, dua Piala KNVB, dan dua Piala Super Belanda. Ia juga sempat menjadi asisten di klub Turki Besiktas, dimana keduanya berhasil mempersembahkan Piala Super Turki.
Dengan rekam jejak mentereng dari kelima kandidat tersebut, PSSI kini dihadapkan pada pilihan besar: melanjutkan tradisi pelatih asing dengan karakter Eropa, atau memberi kesempatan bagi figur baru yang mampu membawa Timnas Indonesia lebih berprestasi di level Asia. (*/ANTARA)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar