Berita Nasional

Abdul Mu'ti Perkuat Pendidikan Penyangga IKN Lewat Digitalisasi Sekolah

lihat foto
Mendikdasmen Abdul Mu’ti. FOTO : ANTARA/Novi Abdi
Mendikdasmen Abdul Mu’ti. FOTO : ANTARA/Novi Abdi

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan digitalisasi sekolah menjadi kunci peningkatan kualitas pendidikan di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Abdul Mu'ti menyatakan setiap anak berhak mengakses pembelajaran berbasis teknologi modern yang lebih interaktif dan menyenangkan. Pemerintah juga mendorong sekolah membangun budaya digital yang aman serta melindungi siswa dari perundungan siber dan konten berbahaya.

Pada 2025, Kemendikdasmen menuntaskan digitalisasi 4.230 sekolah di Kalimantan Timur dengan anggaran Rp139,35 miliar. Kemendikdasmen menyalurkan perangkat digital ke jenjang PAUD hingga pendidikan kesetaraan di Balikpapan, Samarinda, dan Penajam Paser Utara untuk mendukung pembelajaran mendalam (deep learning).

Program tersebut menjangkau 1.021 PAUD, 1.950 SD, 719 SMP, 259 SMA, 177 SMK, 35 SLB, serta 69 PKBM dan SKB. Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan digitalisasi ke 512 sekolah di Balikpapan, 624 sekolah di Samarinda, dan 208 sekolah di Penajam Paser Utara.

Abdul Mu'ti menegaskan digitalisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi guru. Guru perlu memanfaatkan teknologi digital untuk memperkaya metode pembelajaran dan meningkatkan partisipasi siswa.

Pemerintah juga menargetkan distribusi 886.595 perangkat digital pada 2026 guna memperluas akses teknologi pendidikan, termasuk di wilayah penyangga IKN. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar