Berita Kota Samarinda

TPS Ilegal di Batu Besaung: Warga Terdampak, DLH Diminta Bertindak Cepat

Lurah Sempaja Utara, Dzulkifli. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Lurah Sempaja Utara, Dzulkifli. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Warga RT 37 Batu Besaung, Kelurahan Sempaja Utara, terusik dengan keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang berdiri di lahan pribadi sejak beberapa bulan terakhir.

Sampah yang menumpuk tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga mengalirkan limbah hitam yang merusak tanaman pertanian masyarakat sekitar.

Menurut laporan Ketua RT, ada oknum luar yang memanfaatkan lokasi tersebut dengan sistem pembayaran sekitar Rp30 ribu per bulan untuk membuang sampah.

Padahal warga setempat sudah menegaskan larangan keras, namun pelanggaran tetap terjadi.

Lurah Sempaja Utara, Dzulkifli, membenarkan informasi tersebut.

Ia menyebut dampak paling parah dirasakan oleh petani kecil yang hasil tanamannya gagal panen karena terkontaminasi limbah.


“Kami menerima laporan ada kebun sayur milik warga yang mati akibat tercemar aliran dari TPS ilegal itu,” ungkap Dzulkifli, pada Kamis (2/10/2025).

Pihak kelurahan, lanjutnya, sudah menyampaikan surat resmi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.

Namun hingga kini penanganan di lapangan dinilai belum maksimal karena petugas yang diturunkan bukan dari bidang teknis yang sesuai.

“Kami berharap dalam satu minggu ke depan sudah ada langkah nyata agar masalah ini bisa teratasi,” tegasnya.

Dzulkifli mengakui dirinya belum turun langsung meninjau lokasi. Ia merencanakan kunjungan bersama DLH dan pihak kecamatan agar penanganan lebih terkoordinasi.

Ia pun mengingatkan, peraturan pengelolaan sampah sudah jelas, bahkan ada ancaman denda hingga Rp50 juta bagi yang melanggar.

“Kami minta semua pihak menaati aturan dan tidak menjadikan lahan pribadi sebagai tempat pembuangan. Harapannya, kondisi kembali normal sehingga warga bisa beraktivitas tanpa terganggu,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar