Berita Kota Balikpapan

Simpul Dakwah Hadirkan Teatrikal “Muhammad, The Messenger of God” di Balikpapan, Bikin Haru Penonton

lihat foto
Penampilan panitia dan pengisi acara Simpul Dakwah “Muhammad, The Messenger of God” sesaat sebelum acara usai pada Ahad malam (28/9/2025). Foto: BorneoFlash/Ardian
Penampilan panitia dan pengisi acara Simpul Dakwah “Muhammad, The Messenger of God” sesaat sebelum acara usai pada Ahad malam (28/9/2025). Foto: BorneoFlash/Ardian

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Suasana penuh haru menyelimuti Foodcourt Grand City Balikpapan pada Ahad malam (28/9/2025).

Ratusan jamaah larut dalam persembahan teatrikal berjudul “Muhammad, The Messenger of God” yang digelar Simpul Dakwah, kolaborasi berbagai komunitas Islam di Balikpapan.

Acara yang dimulai selepas salat Magrib ini menghadirkan rangkaian penampilan puisi, teatrikal, hingga muhasabah. Puisi kelahiran Nabi Muhammad dibawakan penuh penghayatan, disusul storytelling khas jalanan yang mengundang tawa, serta teatrikal yang menggambarkan suasana jahiliyah sebelum datangnya Islam yang disempurnakan oleh pesan yang dibawa Rasulullah.

Puncak acara terjadi menjelang pukul 21.30 WITA, saat sesi muhasabah dipandu Ustadz Ia Kurniawan dan Kang Angga. Seisi area dibuat hening, bahkan banyak hadirin yang menitikkan air mata ketika kisah perjuangan Rasulullah diperdengarkan.

Acara Simpul Dakwah “Muhammad, The Messenger of God” di Foodcourt Grand City Balikpapan. Foto: Simpul Dakwah
Acara Simpul Dakwah “Muhammad, The Messenger of God” di Foodcourt Grand City Balikpapan. Foto: Simpul Dakwah

Produser acara, Herlangga, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komunitas yang terlibat, mulai dari Ngetam (Ngerumpi tentang Islam), Katro (Kajian Trotoar) Balikpapan, Podcast Yuk Ngopi, B’Tatto (Bersama Taat Tobat), Majal (Madrasah Jalanan), Jubah (Jumat Berkah), Nongki, hingga MYC (Masjid Youth Community).


“Kita ingin mengenalkan sejarah perjuangan Rasulullah dengan cara yang dekat, menyentuh, dan relevan dengan anak muda,” ujarnya.

Perpaduan sound effect dan lighting menambah keseruan acara ini, tidak sedikit penonton yang larut dalam suasana tawa hingga kesedihan yang mendalam setelah mendengarkan beratnya kisah perjuangan Rasulullah dalam mendakwahkan Islam sebagai pedoman hidup.

Testimoni dari peserta turut memperkuat kesan acara. Gobe Armando menilai, “Keren, menarik, dan edukatif… membuat kita kembali ke zaman Rasulullah, sang pemimpin, serta menambah wawasan sejarah Islam.”

Penonton terbawa suasana haru di akhir sesi acara, saat talent membawakan kisah perjuangan Rasulullah. Foto: BorneoFlash/Ardian
Penonton terbawa suasana haru di akhir sesi acara, saat talent membawakan kisah perjuangan Rasulullah. Foto: BorneoFlash/Ardian

Sementara Octa dan Rifda menyebutnya “luar biasa, mengharukan, seolah-olah menghubungkan kita langsung dengan masa Rasulullah.”

Acara ditutup dengan lantunan lagu “Jejakmu” ciptaan Simpul Dakwah, yang semakin menambah keharuan dan mengikat pesan utama: mengingatkan kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW dan meneladani jejak langkahnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar