Dalam 72 jam setelah Israel menyetujui, seluruh sandera baik hidup maupun jenazah harus dipulangkan. Israel pun akan membebaskan 250 napi seumur hidup dan 1.700 tahanan Gaza pasca serangan 7 Oktober 2023. Untuk setiap jenazah sandera Israel, 15 jenazah warga Gaza akan dikembalikan.
Trump juga menawarkan amnesti bagi anggota Hamas yang menyerahkan senjata dan memilih hidup damai, sementara yang ingin meninggalkan Gaza akan difasilitasi menuju negara penerima.
Selain itu, bantuan kemanusiaan akan segera disalurkan ke Gaza. Bantuan mencakup rehabilitasi infrastruktur, rumah sakit, pangan, hingga alat berat untuk membersihkan puing, sesuai kesepakatan 19 Januari.
Sejak hampir dua tahun terakhir, Israel melancarkan perang genosida di Gaza dengan dukungan penuh Amerika Serikat, termasuk pasokan senjata tanpa hambatan serta penggunaan hak veto enam kali di Dewan Keamanan PBB untuk menggagalkan resolusi gencatan senjata.
Akibat serangan tersebut, lebih dari 66.000 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak, tewas. Sebagian besar wilayah Gaza hancur, memicu pengungsian massal, krisis pangan dan air bersih, serta merebaknya penyakit menular. (*/ANTARA)






