BorneoFlash.com, UJOH BILANG – Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memperkuat langkah mitigasi risiko transportasi di jalur sungai menuju Long Pahangai.
Kepala Dishub Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing, menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik rawan kecelakaan sekaligus menempatkan petugas di lokasi strategis guna memastikan keselamatan masyarakat.
“Untuk jalur Long Pahangai, ada dua dermaga yang kita tempatkan personel, yaitu di Muara Nyan dan Long Tuyoq. Satu dermaga lain juga sedang diperbaiki tahun ini, tepatnya di dekat Riam Udang,” jelas Frans.
Para petugas di dermaga bertugas melakukan pengawasan, pengendalian, serta pengaturan, terutama untuk mencegah adanya penambahan penumpang di tengah perjalanan yang berisiko mengganggu keselamatan.
“Sebelum masuk Riam, semua kapal wajib singgah lebih dulu. Jika kondisi meragukan, petugas bisa menyarankan untuk ditarik (‘ngeret’) atau bahkan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat,” tambahnya.
Selain memperketat pengawasan sungai, Dishub Mahulu juga mengusulkan perbaikan akses darat di kawasan Riam sebagai jalur alternatif. Perbaikan tersebut dinilai penting, terutama ketika debit air sungai tidak memungkinkan untuk dilalui transportasi air.
“Jalur darat ini bukan hanya untuk orang sehat, tapi juga sangat penting bagi pasien, lansia, atau dalam kondisi darurat lainnya. Kalau jalannya tidak bagus, bagaimana mereka bisa melintas? Karena itu, kita dorong terciptanya jalur darat yang aman dan nyaman,” tegas Frans.
Ia menekankan, semangat Harhubnas tahun ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan kenyamanan transportasi, khususnya di daerah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Mahakam Ulu.
“Keselamatan adalah prioritas. Melalui pengawasan dan inovasi ini, kami ingin masyarakat merasa lebih aman,” pungkasnya. (*/Adv)






