PHSS Gandeng Rumah Maggot Anggana Latih 70 Anggota KWT Olah Sampah Jadi Maggot dan Lele Bioflok

oleh -
Editor: Ardiansyah
PHSS menyelenggarakan pelatihan tentang replikasi pertanian terpadu berbasis maggot dan budidaya lele bioflok bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) yang diikuti oleh 70 peserta di Rumah Maggot Anggana, Desa Sungai Mariam, pada 2 September 2025. Foto: HO/PHSS
PHSS menyelenggarakan pelatihan tentang replikasi pertanian terpadu berbasis maggot dan budidaya lele bioflok bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) yang diikuti oleh 70 peserta di Rumah Maggot Anggana, Desa Sungai Mariam, pada 2 September 2025. Foto: HO/PHSS

Pelatihan ini dimulai dengan registrasi dan pre-test untuk mengukur pemahaman awal para peserta dan dilanjutkan sambutan pembukaan oleh perwakilan Perusahaan dan Pj Kepala Desa Sungai Mariam yang mewakili Camat Anggana.

 

Materi pertama disampaikan oleh Ketua Rumah Maggot Anggana mengenai budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi masalah sampah organik rumah tangga yang tidak terangkut di wilayah Anggana yang mencapai sekitar 45,3 persen. Melalui demonstrasi penggunaan Mago Box, para peserta diperkenalkan dengan konsep ekonomi sirkular sederhana yang dapat menghasilkan pakan alternatif ternak maupun ikan.

 

Sesi kedua menghadirkan praktisi budidaya perikanan dengan teknologi bioflok yang memberikan penjelasan mengenai konsep, persiapan media seperti penggunaan garam dan probiotik, serta demo penebaran benih lele dan penggunaan aerator. 

 

Peserta juga berkesempatan melakukan praktik langsung pemasangan kolam bioflok yang menjadi bekal teknis penting bagi kelompok tani dalam pengembangan usaha secara mandiri. Rangkaian kegiatan semakin interaktif dengan sesi tanya jawab teknis, evaluasi pasca pelatihan melalui post-test, serta sesi kuis bagi peserta.

 

Melalui program ini, PHSS mendorong sinergi multipihak antara masyarakat, pemerintah, akademisi dan sektor swasta dalam mewujudkan model ekonomi sirkular berbasis desa. Hal ini sejalan dengan kebutuhan untuk menghadirkan alternatif pakan yang lebih ekonomis dan berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan pengelolaan sampah organik rumah tangga.

 

Peserta pelatihan menyampaikan apresiasi kepada Perusahaan atas terselenggaranya kegiatan ini. Staf BPP Kecamatan Anggana, Heni, menyampaikan, “Terima kasih kepada PHSS atas penyelenggaraan kegiatan pelatihan pengembangan budidaya ikan lele berbasis maggot hari ini. Semoga ke depannya semakin sukses, dan ibu-ibu KWT di Kecamatan Anggana semakin jaya dan makmur.” 

 

Baca Juga :  Walikota Balikpapan Harapkan Vaksin Tambahan Saat Berjumpa Dengan Presiden

Sementara itu, Ketua Rumah Maggot Anggana, Sujatmiko Ariwibowo, turut menyampaikan apresiasinya kepada PHSS atas terlaksananya kegiatan pelatihan pengelolaan sampah atau limbah yang diolah menjadi maggot dan dijadikan pakan ikan. ”Harapan saya ke depannya, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi KWT lainnya,” imbuhnya. 

PHSS menyelenggarakan pelatihan tentang replikasi pertanian terpadu berbasis maggot dan budidaya lele bioflok bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) yang diikuti oleh 70 peserta di Rumah Maggot Anggana, Desa Sungai Mariam, pada 2 September 2025. Foto: HO/PHSS
PHSS menyelenggarakan pelatihan tentang replikasi pertanian terpadu berbasis maggot dan budidaya lele bioflok bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) yang diikuti oleh 70 peserta di Rumah Maggot Anggana, Desa Sungai Mariam, pada 2 September 2025. Foto: HO/PHSS

Ketua KWT Tanjung Flamboyan, Elizabeth Novi, juga mengungkapkan manfaat program ini bagi kebutuhan pangan keluarga, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, ibu-ibu rumah tangga, yang tergabung dalam KWT. Semoga ke depannya kegiatan ini bisa mencukupi untuk swasembada pangan keluarga kami, terutama untuk kelompok KWT.” 

 

Senada dengan itu, praktisi budidaya bioflok, Nanang, juga menambahkan, “Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk ibu-ibu KWT dan ke depan mereka menjadi mandiri untuk menjalankan kegiatan budidaya maggot dan lele bioflok ini.” (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.