BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Upaya memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika terus diperkuat di Kota Balikpapan.
Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, jajaran Satresnarkoba Polresta Balikpapan bersama BNN Kota Balikpapan menggelar kegiatan mitigasi dan pencegahan bahaya narkoba, pada Sabtu (6/9/2025) mulai pukul 08.30 hingga 12.30 WITA.
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yang melibatkan elemen masyarakat, tokoh lingkungan, dan aparatur pemerintah tingkat kelurahan.
“Kegiatan ini bukan hanya sosialisasi, tapi langkah nyata membangun benteng sosial terhadap narkoba,” ungkap Ipda Sangidun, Kasi Humas Polresta Balikpapan.
Dalam agenda ini, hadir sebagai narasumber utama:
AKP Safarudin, SH – Wakasat Resnarkoba Polresta Balikpapan
Kasi Pencegahan BNN Kota Balikpapan (mewakili Kepala BNNK)
Tim Kesehatan dan Psikolog BNN
Perwakilan peserta P4GN Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat
Para peserta mendapatkan berbagai materi penting mulai dari pendekatan hukum terhadap pelaku dan pengedar, hingga pendekatan psikologis dan kesehatan terhadap korban penyalahgunaan.
Kegiatan berlangsung interaktif. Sesi tanya jawab menjadi ruang diskusi yang hidup antara warga dengan aparat penegak hukum dan tenaga medis dari BNN. Berbagai kekhawatiran hingga pengalaman pribadi warga terkait narkoba pun mengemuka.
Dalam sambutannya, perwakilan BNN Kota Balikpapan menekankan pentingnya deteksi dini di lingkungan keluarga dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa peran warga adalah garda terdepan, terutama dalam mengenali gejala awal penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
“Kalau kita tunggu aparat datang, sudah terlambat. Pencegahan paling efektif dimulai dari rumah sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, AKP Safarudin menekankan bahwa penindakan hukum tetap dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu. Namun, ia menambahkan bahwa aspek edukasi dan pemulihan harus berjalan seimbang.
“Jangan tunggu anak-anak kita jadi korban. Kenali, awasi, dan laporkan jika menemukan gejala atau aktivitas mencurigakan,” tegasnya.
Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, menutup rangkaian kegiatan dengan menyerukan perlawanan bersama terhadap bahaya narkoba, yang telah merusak masa depan banyak generasi.
“Kami dari Polri tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan peran aktif semua elemen tokoh masyarakat, pemuda, dan orang tua untuk menjaga generasi bangsa dari ancaman narkoba,” ujarnya.
Acara yang digelar hingga siang hari itu berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Peserta menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polresta dan BNN yang hadir langsung ke tengah-tengah masyarakat membawa edukasi dan perlindungan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar