BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan di Jalan Ruhui Rahayu, pada Kamis (21/8/2025).
Selain bersilaturahmi, kunjungan ini bertujuan membahas sejumlah hal terkait penataan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Dalam pertemuan tersebut, Bagus menyampaikan laporan perkembangan pengurusan aset pemkot. Dari total 140 berkas aset, sebanyak 70 sudah selesai, sementara 70 lainnya masih dalam proses penyelesaian.
“Ada beberapa aset yang kemarin sudah selesai, dan kami melaporkan ada beberapa yang belum selesai. Ini yang menjadi perhatian agar segera dituntaskan,” jelasnya.
Menurutnya, aset yang sedang diproses tidak hanya berkaitan dengan administrasi pemkot, tetapi juga menyangkut kebutuhan masyarakat, seperti pengadaan tanah untuk penanganan banjir dan penyediaan air bersih.
“Prinsipnya ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah kota, tetapi agar warga juga bisa dilayani dengan baik. Saya berterima kasih kepada Kepala Kantor BPN yang telah menerima kami dan berkomitmen melayani masyarakat secara maksimal,” ujarnya.
Bagus juga menyoroti transformasi layanan BPN yang kini beralih ke sistem digital, termasuk penerapan sertifikat elektronik. Ia berharap, masyarakat bisa memahami perubahan ini sekaligus terbebas dari masalah terkait sertifikat tanah.
“Nanti BPN juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena sekarang sudah masanya elektronik, bukan lagi dalam bentuk analog,” tambahnya.
Selain itu, Bagus menyebut pemkot sedang mengajukan permohonan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) untuk sejumlah aset. HPL tersebut nantinya bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta sebagai upaya menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami prioritaskan agar pengurusan HPL ini selesai dalam tahun anggaran ini. Dengan kerja sama swasta, aset kota bisa lebih produktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi daerah,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kantor BPN Balikpapan, Subur, menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah kota. Menurutnya, meski BPN tengah berbenah dengan transformasi layanan digital, pihaknya tetap mengutamakan pelayanan bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Prinsipnya, kami sebagai instansi vertikal di daerah akan selalu mendukung kegiatan pemerintah daerah. Saat ini kami juga sedang bertransformasi dari sistem analog ke digital agar pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha,” jelas Subur.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar