Gebyar UMKM 2025 Dorong Inovasi Kuliner dan Produk Kreatif Balikpapan

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud saat meninjau lomba kuliner pada Gebyar UMKM 2025, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Selasa (12/8/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud saat meninjau lomba kuliner pada Gebyar UMKM 2025, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Selasa (12/8/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
banner 300×250

Rahmad berharap, Gebyar UMKM ke depan semakin semarak dengan inovasi produk yang tidak hanya memperkaya ragam kuliner, tetapi juga menguatkan identitas Balikpapan di mata nasional.

 

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kusuma, menyebut total 48 tenant bazar ikut serta, terdiri dari 25 tenant di dalam gedung, 18 di luar, serta lima layanan mitra instansi vertikal seperti DJP, BPJS Ketenagakerjaan, dan DPMPTSP.

 

Selain bazar, rangkaian Gebyar UMKM juga diisi berbagai lomba, diantaranya lomba kuliner Pesta Rasa Balikpapan, lomba souvenir, fashion show Dekranasda, hingga penjualan live daring.

 

“Peserta lomba kuliner mencapai hampir 1.000 orang, terdiri dari 600 pelaku UMKM kreatif dan 45 peserta pencarian ikon makanan khas Balikpapan. Nantinya pemenang akan dipublikasikan dan direkomendasikan kepada restoran, hotel, dan warung sebagai menu khas kota,” jelas Heruressandy.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud saat meninjau lomba kuliner pada Gebyar UMKM 2025, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Selasa (12/8/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud saat meninjau lomba kuliner pada Gebyar UMKM 2025, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Selasa (12/8/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Untuk lomba souvenir, pemenang akan ditawarkan kepada pihak pemerintah dan swasta sebagai pilihan oleh-oleh resmi bagi tamu maupun wisatawan. Penjurian melibatkan asosiasi perhotelan (PHRI), food blogger, akademisi, hingga juru masak profesional.

 

Rahmad berharap, Gebyar UMKM ke depan semakin semarak dengan inovasi produk yang tidak hanya memperkaya ragam kuliner, tetapi juga menguatkan identitas Balikpapan di mata nasional.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.