Rahmad berharap, Gebyar UMKM ke depan semakin semarak dengan inovasi produk yang tidak hanya memperkaya ragam kuliner, tetapi juga menguatkan identitas Balikpapan di mata nasional.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kusuma, menyebut total 48 tenant bazar ikut serta, terdiri dari 25 tenant di dalam gedung, 18 di luar, serta lima layanan mitra instansi vertikal seperti DJP, BPJS Ketenagakerjaan, dan DPMPTSP.
Selain bazar, rangkaian Gebyar UMKM juga diisi berbagai lomba, diantaranya lomba kuliner Pesta Rasa Balikpapan, lomba souvenir, fashion show Dekranasda, hingga penjualan live daring.
“Peserta lomba kuliner mencapai hampir 1.000 orang, terdiri dari 600 pelaku UMKM kreatif dan 45 peserta pencarian ikon makanan khas Balikpapan. Nantinya pemenang akan dipublikasikan dan direkomendasikan kepada restoran, hotel, dan warung sebagai menu khas kota,” jelas Heruressandy.

Untuk lomba souvenir, pemenang akan ditawarkan kepada pihak pemerintah dan swasta sebagai pilihan oleh-oleh resmi bagi tamu maupun wisatawan. Penjurian melibatkan asosiasi perhotelan (PHRI), food blogger, akademisi, hingga juru masak profesional.
Rahmad berharap, Gebyar UMKM ke depan semakin semarak dengan inovasi produk yang tidak hanya memperkaya ragam kuliner, tetapi juga menguatkan identitas Balikpapan di mata nasional.






