BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri ESDM
Bahlil
Lahadalia
menyatakan
Indonesia
bisa
menghentikan
impor
solar
jika
mandatori
Biodiesel 50% (B50)
mulai
berlaku
pada 2026.
Saat
ini
,pemerintah
baru
menjalankan
program B40
sejak
Januari
2025.
"
Kalau
kita
konversi
keB50 di 2026,
insyaAllah
kita
tidak
perlu
impor
solar
lagi
," kata
Bahlildalam
rapat
kerja
dengan
Komisi
VII DPR, Rabu (2/7/2025).
Ia
menegaskan
,keberhasilan
B50
bergantung
pada
kestabilan
produksi
dalam
negeri dan
kelancaran
transisi
dari
B40. Jika Indonesia
tetap
memakai
B40,
impor
solar
masih
dibutuhkan
karena
konsumsi
melebihi
produksi
.Wakil Menteri ESDM
Yuliot Tanjungmenambahkan
,pemerintah
siap
menerapkan
B50 pada
awal
2026.
Iamemastikan
pasokan
Fatty Acid Methyl Ester (FAME)
sebagai
bahan
baku
biodiesel
sudah
mencukupi
.“Kami
siap
masuk
keB50
tahun
depan
.Mudah-mudahan
bisa
dimulai
awal
tahun
,”
ujar
Yuliot
,Jumat
(16/5/2025).
Yuliot
juga
menyebut
ketersediaan
Crude Palm Oil (CPO)
untuk
industri
FAME
mencukupi
kebutuhan
dalam
negeri.
Pemerintah
tak
perlu
membuka
lahan
baru
karena
program replanting
telah
berjalan
. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar