Berita Balikpapan Terkini

UPTD Pantai Manggar Klarifikasi Soal Tiket, Toilet dan Tikar Usai Ramai Keluhkan di Medsos 

lihat foto
Pantai Segara Sari Manggar Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pantai Segara Sari Manggar Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Ramainya keluhan pengunjung Pantai Segara Sari Manggar, Balikpapan Timur, yang beredar di media sosial (Medsos) mendapat tanggapan dari Kepala

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)

Pantai Manggar, Yusdi Linting.

Ia menyebut, sebagian besar keluhan yang beredar disebabkan oleh ketidakpahaman pengunjung terhadap aturan dan kondisi di lapangan. Beberapa poin yang dikeluhkan warga antara lain tarif masuk, keterbatasan toilet, dan isu pelarangan membawa tikar sendiri ke kawasan pantai.

Yusdi menegaskan bahwa tarif tiket masuk sudah ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 sebagai perubahan dari Perda Nomor 8 Tahun 2023.

Harga tiket untuk dewasa pada akhir pekan dan hari libur nasional adalah Rp20.000, sedangkan anak-anak Rp15.000. Sementara di hari biasa, tiket dibanderol Rp15.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak-anak.

Adapun biaya masuk kendaraan juga sudah ditentukan: Rp15.000 untuk mobil, Rp5.000 untuk sepeda motor, dan Rp30.000 untuk bus, baik di hari biasa maupun hari libur. “Itu semua sudah sesuai ketentuan Perda. Jadi, keluhan soal tiket seharusnya tidak muncul jika pengunjung memahami aturan yang berlaku,” tegas Yusdi.

Terkait keluhan soal keterbatasan toilet, Yusdi menjelaskan bahwa Pantai Manggar memiliki garis pantai sepanjang hampir satu kilometer. Saat ini, pemerintah hanya bisa menyediakan fasilitas toilet di area barat dan tengah, sementara di bagian timur masih terkendala status lahan.

“Wilayah timur banyak berdiri di atas lahan warga. Jadi toilet yang ada di sana adalah milik pribadi, dibangun dan dikelola warga sekitar. Mereka memasang tulisan ‘milik pribadi’ dan mengenakan tarif,” jelasnya.

Pantai Segara Sari Manggar Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pantai Segara Sari Manggar Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Ia menambahkan, sebelumnya terdapat sengketa lahan di area tersebut, sehingga pembangunan toilet umum masih menunggu kajian lebih lanjut. Selain itu, di area timur pantai belum tersedia jaringan air bersih dari PDAM, yang juga menjadi kendala teknis pembangunan.

Saat ini, pemerintah telah menyediakan sekitar 12 toilet gratis yang berada di sekitar area Lamin, yang bisa digunakan pengunjung.


Menanggapi isu pelarangan membawa tikar sendiri, Yusdi menegaskan bahwa tidak ada larangan dari pemerintah bagi pengunjung yang ingin membawa atau menggunakan tikar pribadi.

“Pemerintah justru memperbolehkan, bahkan kami umumkan melalui pengeras suara bahwa pengunjung boleh membawa dan menggunakan tikar sendiri,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengakui adanya oknum masyarakat yang memanfaatkan situasi padat pengunjung untuk menawarkan jasa sewa tikar dan mengklaim bahwa pengunjung tidak boleh membawa tikar sendiri.

Oknum tersebut bahkan kadang membentangkan tikar lebih dulu sebelum dipesan, sehingga menimbulkan kesalahpahaman. Untuk mengatasi hal ini, petugas keamanan rutin berpatroli dan menegur langsung pihak yang melanggar.

“Kalau ditegur oleh petugas, tikar ditutup. Tapi setelah petugas pergi, mereka buka lagi. Ini memang jadi dilema di lapangan,” ujar Yusdi.

Pantai Segara Sari Manggar Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pantai Segara Sari Manggar Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Yusdi mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan atau mengalami pengalaman tidak menyenangkan, agar tidak segan melapor langsung ke kantor UPTD Pantai Manggar atau kepada petugas yang berkeliling.

“Kami selalu siap menindaklanjuti setiap aduan. Kami juga umumkan lewat pengeras suara agar pengunjung tahu mereka bisa melapor kapan saja,” tutupnya.

Adanya penjelasan ini, pihak UPTD berharap masyarakat lebih memahami kebijakan pengelolaan Pantai Manggar dan turut menjaga ketertiban serta kenyamanan bersama. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar