Musdaprov SMSI Kaltim, Ketua SMSI Samarinda: “Saya Cari yang Satu Frekuensi”

oleh -
Editor: Ardiansyah
Ketua SMSI Kota Samarinda, Arditya Abdul Aziz. Foto: HO/SMSI Samarinda
Ketua SMSI Kota Samarinda, Arditya Abdul Aziz. Foto: HO/SMSI Samarinda

Ia juga menegaskan dirinya tidak berada dalam posisi mengarahkan atau mempengaruhi pilihan daerah lain. “Saya tidak dalam posisi mengarahkan, tapi ingin memastikan SMSI Kaltim ke depan dipimpin oleh orang yang paham kebutuhan anggota dan tantangan industri media di daerah,” ucap Arditya.

 

Arditya mengungkapkan bahwa dirinya cukup mengenal baik seluruh calon ketua yang telah mendaftar. Karena itu, ia memilih untuk bersikap terbuka dan menegaskan bahwa arah dukungan dari Samarinda baru akan disampaikannya secara langsung dalam forum Musdaprov.

 

“Saya kenal baik dengan para calon. Jadi kalau ditanya arah dukungan saya ke siapa, nanti akan saya sampaikan secara terbuka di Musdaprov,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa saat ini seluruh calon sudah mulai membuka komunikasi dengannya, berdiskusi mengenai alasan mereka mencalonkan diri serta misi yang mereka bawa untuk SMSI Kaltim.

 

“Mereka mulai menghubungi saya. Kami ngobrol soal motivasi mereka maju dan misi ke depan. Karena menjadi Ketua SMSI Kaltim itu tanggung jawab besar—membesarkan asosiasi ini agar lebih diperhitungkan oleh mitra-mitra strategis kita,” jelas Arditya.

 

Lebih lanjut, Arditya mengaku dirinya juga aktif berkomunikasi dengan ketua-ketua SMSI dari kabupaten dan kota lainnya di Kaltim untuk mendiskusikan figur yang layak memimpin SMSI Kaltim ke depan.

 

“Beberapa hari ini saya terus berdiskusi dengan para ketua dari daerah lain. Jadi saya harap jangan hanya terfokus pada arah dukungan dari Samarinda saja. Justru sekarang ini waktunya semua ketua mulai membangun komunikasi lintas daerah,” katanya.

 

Fenomena banyaknya calon ketua yang muncul menurut Arditya adalah indikasi positif bagi perkembangan organisasi.

 

“Semakin banyak yang maju, itu menunjukkan bahwa SMSI Kaltim mulai tumbuh menjadi organisasi yang sehat dan terbuka,” ungkapnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.