BorneoFlash.com, SAMARINDA - Hari raya Idulfitri, selain sebagai perayaan kemenangan setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh, juga menjadi momen yang tepat untuk saling bersilaturahim antar sesama.
Pada 1 Syawal 1446 Hijriah, yang jatuh pada tanggal 31 Maret 2025, Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas'ud, bersama istrinya, Hj. Sarifah Suraidah Rudy, membuka kesempatan seluas-luasnya untuk bersilaturahim pada acara open house Idulfitri.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, bersama istri Hj. Wahyu Hernaningsih Seno, serta Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni.
Dimulai pukul 10.00 WITA, acara open house Hari Raya Idulfitri 1446 H yang digelar di Lamin Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, dihadiri oleh berbagai tamu undangan, di antaranya para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur, pimpinan Perusahaan Daerah (Perusda) Kaltim, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Tidak ketinggalan, pimpinan perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan juga turut hadir.
Dalam sambutannya, Gubernur Rudy mengawali dengan sebuah pantun.
“Pakai sarung duduk di kursi,
Sambil minum segelas kopi.
Maafkan salah dan benci,
Selamat hari raya Idulfitri." jelasnya.
Gubernur Rudy menyampaikan bahwa silaturahim ini menjadi momen yang sangat penting untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kekompakan dan solidaritas.
Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan publik, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran dan profesionalisme di seluruh jajaran pemerintahan.
"Sebagai momentum hari kemenangan, mari kita manfaatkan untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap kinerja kita selama ini," ujar Gubernur Rudy.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa pasca Idulfitri, perhatian utama akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat aksesibilitas, serta meningkatkan ketahanan pangan, khususnya dalam sektor pertanian, agar Kalimantan Timur dapat mandiri dalam produksi pangan.
Selain itu, Pemprov Kaltim juga berkomitmen untuk mendukung kemajuan desa melalui program-program yang berbasis pada potensi lokal.
Inovasi dalam pemerintahan pun terus digalakkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Seluruh perangkat daerah harus bekerja dengan penuh koordinasi dan sinergi. Pesan penting yang harus kita bawa dalam momentum lebaran ini adalah untuk menyatukan visi dan misi, serta memperkuat kerjasama agar kita bisa mencapai kinerja yang optimal," harapnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar