BorneoFlash.com, TANA PASER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus berupaya melanjutkan pembangunan Bandar Udara (Bandara) Paser yang berlokasi di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.
Upaya ini dilakukan dengan mempertimbangkan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), yang memberikan dampak strategis bagi daerah.
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapedalitbang) Kabupaten Paser, Fachruddin Cholik, mengungkapkan bahwa pada tahun ini pihaknya akan menyusun kajian Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai langkah lanjutan dalam pembangunan bandara tersebut.
"Tahun ini kita ada kegiatan penyusunan kajian KPBU Bandara Paser, yang dimana saat ini sudah mulai berproses," ujar Fachrudin saat dikonfirmasi, Selasa (18/3/2024).
Dalam penyusunan kajian KPBU ini, Bapedalitbang Paser akan bekerja sama dengan pihak ketiga yang telah ditunjuk sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Saat ini tengah berproses untuk administrasi bersama dengan pihak ketiga, yang memang sudah direkomendasikan oleh Kemenhub," tambahnya.
Kajian KPBU ini akan membahas rencana kerja sama antara Pemerintah Daerah dengan pihak swasta yang akan menjadi pengelola Bandara Paser di masa mendatang.
Sementara itu, pembangunan fisik bandara sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui kementerian terkait, sehingga tidak ada penganggaran dari pemerintah daerah.
"Dalam pembangunan bandara nantinya Pemerintah Kabupaten sifatnya hanya pendukung, sehingga untuk fisiknya tidak ada penganggaran dari daerah," jelas Fachruddin.
Saat ini, dokumen review rencana induk sedang dalam proses di Kemenhub dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK). Setelah dokumen dan persyaratan administrasi terpenuhi, Pemkab Paser akan mencari investor swasta untuk melaksanakan pembangunan bandara.
Skema KPBU ini telah diterapkan di beberapa bandara lain, seperti Bandara Internasional Dhoho di Kediri yang dibangun oleh PT Surya Dhoho Investama (SDHI), anak usaha Gudang Garam.
Dengan skema ini, diharapkan pembangunan Bandara Paser dapat segera terealisasi untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar