Pemkot Samarinda

Syaparuddin Tegaskan Komitmen Andi Harun dalam Pengembangan Transportasi Publik di Periode Kedua

lihat foto
Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparuddin. Foto: BorneoFlash/Ist
Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparuddin. Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparuddin, menegaskan bahwa pada periode kedua kepemimpinan Andi Harun bersama Saefuddin Zuhri, pemerintah kota (Pemkot) berkomitmen untuk terus mengembangkan program unggulan, terutama dalam upaya pengendalian banjir serta peningkatan kualitas transportasi publik.

Pada periode pertama, Andi Harun yang saat itu berpasangan dengan Rusmadi telah melaksanakan berbagai program prioritas, seperti Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya), pengendalian banjir, serta digitalisasi layanan transportasi.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah target yang harus dicapai, salah satunya adalah pengembangan sistem transportasi massal yang ramah lingkungan.

Saat ini, Pemkot Samarinda masih berada pada tahap awal studi kelayakan untuk mengoptimalkan akses menuju dan dari Bandara APT Pranoto.

Selain itu, pemerintah tengah menyusun rencana induk jaringan trayek serta perencanaan sistem transportasi berbasis jalan yang lebih terintegrasi.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

Syaparuddin menekankan bahwa seluruh program yang telah dirancang pada periode pertama Andi Harun akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan, termasuk rencana pembangunan transportasi modern serta optimalisasi upaya pengendalian banjir.

Ia menambahkan bahwa kajian terkait pengembangan transportasi tersebut telah dilakukan dan siap untuk direalisasikan.


Pengendalian banjir tetap menjadi salah satu prioritas utama, mengingat masih terdapat beberapa kawasan rawan banjir yang belum tertangani secara optimal, seperti di Bengkuring dan Damanhuri.

"Masalah ini akan menjadi perhatian khusus pada periode kedua kepemimpinan ini. Selain itu, kami juga menargetkan pengembangan sistem transportasi modern yang telah melalui kajian mendalam dan siap untuk direalisasikan," ujar Syaparuddin.

Namun, salah satu tantangan terbesar dalam merealisasikan program-program tersebut adalah keterbatasan anggaran akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.

Meski demikian, Syaparuddin yang juga merupakan bagian dari tim sukses Andi Harun-Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa strategi pengelolaan keuangan akan disesuaikan agar program prioritas tetap berjalan.

Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah efisiensi pengeluaran dinas di luar kantor, pengurangan studi banding, serta optimalisasi kegiatan internal di lingkungan pemerintah kota.

"Dengan adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, tentu pemerintah kota harus beradaptasi dan melakukan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah," tegasnya.

Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparuddin. Foto: BorneoFlash/Ist
Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparuddin. Foto: BorneoFlash/Ist

Selain itu, akses air bersih masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Samarinda.

Dalam visi "Samarinda Maju, Kaltim Maju", Syaparuddin menekankan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk mencapai target akses air bersih 100 persen serta mengurangi kawasan kumuh melalui peningkatan fasilitas sanitasi.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar