BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wali kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud menggelar acara doa akhir tahun bersama ratusan anak panti asuhan, di Aula Rumah Jabatan Walikota Balikpapan,pada hari Selasa (31/12/2024).
Doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Asep Ismail dan sebelumnya para hafidz Al-Quran mengkhatamkan 30 juz sebagai bagian dari menyambut tahun baru 2025.
Di Penghujung tahun 2024, Wali kota Balikpapan memanfaatkan momentum menyambut tahun yang baru, dengan mengundang anak-anak yatim piatu dari panti asuhan Sahabat Yatim, As-Sakinah, Ainun Salsabilla, dan Darna.
"Kita berdoa agar Indonesia selalu aman dan damai, serta masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, dapat hidup sejahtera. Semoga tahun 2025 menjadi tahun yang lebih baik, terutama bagi anak-anak agar sukses di sekolah, pendidikan agama, dan hafalan Al-Quran yang menjadi benteng mereka," terangnya.
Wali kota juga menekankan pentingnya menjaga moralitas anak-anak di tengah pesatnya perkembangan globalisasi dan teknologi. "Jika kita berpegang teguh pada Al-Quran, Insya Allah kita akan selamat," tambahnya.
Rahmad juga mengingatkan bahwa malam tersebut bertepatan dengan malam Rajab, saat yang tepat untuk berdoa bersama untuk diri sendiri, keluarga, dan bangsa Indonesia agar tetap aman dan damai. "Saya juga memohon doa dari anak-anak sekalian agar saya bisa terus melanjutkan pembangunan kota Balikpapan meski banyak tantangan," ujar Rahmad.
Dalam kesempatan itu, Rahmad juga mengucapkan rasa syukur atas dukungan dari istrinya, Hj. Nurlena Mas'ud, yang selalu mendampinginya dalam suka dan duka. "Kami berkomitmen mengabdi untuk warga Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan," tambahnya.
Di akhir sambutan, Rahmad mengingatkan anak-anak untuk terus belajar dan bersekolah, karena pendidikan merupakan kunci untuk memutus rantai kemiskinan. Pemerintah Kota Balikpapan pun memprioritaskan bidang pendidikan dengan memberikan seragam gratis bagi peserta didik baru dari tingkat PAUD hingga SMP.
Rahmad juga menyebutkan bahwa Gubernur Kaltim H. Rudy Mas'ud setelah dilantik, akan meluncurkan program pendidikan gratis hingga tingkat S3.
"Kita yakin dan percaya bahwa untuk menciptakan sumber daya anak-anak kita yang berkualitas, sekolahnya harus baik tetapi juga diiringi dengan pendidikan spiritual. Jadi nanti anak kita lulusan S3 tapi Al Quran tidak ada dalam hati kita, mungkin anak kita menjadi pintar belum tentu benar," katanya.
Untuk itu bagi umat muslim, tidak tinggalkan sholat lima waktu, jika ingin menjadi sukses. "Jangan lupa sholat lima waktu dan jangan lupa bersedekah untuk membantu sesama. Pendidikan harus berjalan seiring dengan pendidikan spiritual," ungkapnya.
Salah seorang anak dari Panti Asuhan As-Sakinah, Istirah, mengucapkan terima kasih kepada Walikota. "Kami sangat senang. Semoga rezeki Bapak semakin berlimpah," ungkapnya.
Di akhir acara, Rahmad bersama istri memberikan bingkisan dan uang tunai kepada ratusan anak panti asuhan. Anak-anak tampak sangat senang menerima bingkisan tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar