BorneoFlash.com, KUKAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2025 menjadi APBD dengan nilai total Rp 12 triliun.
Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-26 DPRD Kukar pada Senin (2/12/2024), menandai komitmen strategis pemerintah daerah untuk memajukan pembangunan di tahun mendatang.
Ketua DPRD Kukar, Junaidi, menegaskan bahwa APBD 2025 dirancang untuk menjawab kebutuhan prioritas masyarakat. Alokasi anggaran difokuskan pada sektor infrastruktur, kesejahteraan sosial, pendidikan, serta penguatan ekonomi produktif.
“APBD 2025 menjadi landasan bagi pembangunan Kukar yang berkelanjutan. Kami memastikan anggaran ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan layanan pendidikan, dan kesejahteraan sosial yang lebih baik,” kata Junaidi, yang juga politisi PDI Perjuangan.
Proses Partisipatif dan TransparanJunaidi menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam penyusunan anggaran. DPRD Kukar mengedepankan transparansi dan akuntabilitas untuk memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan aspirasi masyarakat.
“Pengesahan APBD 2025 melalui proses panjang yang melibatkan banyak pihak, termasuk masyarakat. Keterlibatan ini memastikan alokasi anggaran benar-benar memberikan dampak nyata,” ujarnya.
Selain itu, DPRD Kukar bersama Pemkab Kukar berkomitmen untuk memantau pelaksanaan program yang didanai APBD. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap rupiah yang dialokasikan digunakan secara efektif dan efisien. Prioritas Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi
Selain pembangunan fisik, APBD Kukar 2025 juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Alokasi anggaran untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, serta ekonomi kreatif menjadi salah satu prioritas utama.
“Anggaran ini akan digunakan untuk memperkuat sektor ekonomi produktif, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah. Kami ingin manfaat APBD ini dirasakan oleh masyarakat saat ini dan menjadi investasi bagi generasi mendatang,” tambah Junaidi.
Harapan untuk Masa Depan KukarDengan disahkannya APBD 2025, Pemkab Kukar diharapkan dapat mengimplementasikan program-program prioritas secara efektif. Fokus utama meliputi peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan yang memadai, serta infrastruktur yang menunjang pertumbuhan ekonomi.
Pengesahan APBD ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di Kutai Kartanegara.
Dengan anggaran sebesar Rp 12 triliun, Kukar optimis dapat mencapai target pembangunan yang lebih inklusif dan progresif pada 2025. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar