BorneoFlash.com, MAJENE – Mahasiswa Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit UNM sukses melaksanakan proyek kemanusiaan bertajuk Jejak Kemanusiaan.
Kegiatan ini berlangsung sejak 30 Oktober hingga 3 November 2024 di Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Mengusung tema Membangun Masyarakat Adaptif untuk Menghadapi Bencana dan Perubahan Iklim, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat melalui serangkaian aksi kemanusiaan.
Ketua Tim BKP Proyek Kemanusiaan Kelompok 4, Nurul Rahmadania, menyampaikan bahwa proyek ini adalah wujud komitmen mahasiswa dalam memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Rangkaian KegiatanKegiatan dimulai pada 30 Oktober di Aula Kantor Desa Tammerodo Utara dengan aksi donor darah. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, anggota KSR PMI, staf desa, guru, dan masyarakat setempat.
"Donor darah ini bertujuan mencukupi stok darah di wilayah tersebut," ujar Nurul.
Pada 31 Oktober, tim membuka Klinik Gratis dan layanan Khitanan Gratis di Puskesmas Tammerodo Utara. Klinik ini memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, sementara khitanan gratis ditujukan bagi anak-anak.
"Kedua layanan ini sangat disambut antusias oleh warga, terutama mereka yang memiliki keterbatasan biaya," tambah Nurul.
Tanggal 1 November, kegiatan dilanjutkan dengan rehabilitasi lingkungan dan penyuluhan mitigasi bencana.
Penyuluhan dilakukan dengan pendekatan door-to-door untuk memberikan informasi tentang langkah menghadapi bencana, terutama terkait ancaman gempa bumi dan tsunami.
"Wilayah pesisir ini sering menghadapi risiko bencana, sehingga kesadaran masyarakat menjadi prioritas," jelasnya.
Simulasi mitigasi bencana dilaksanakan pada 2 November di Dusun Lombongan, wilayah rawan gempa. Simulasi ini melibatkan lebih dari 100 warga dari berbagai kalangan, bekerja sama dengan organisasi sosial seperti PSC 119 Majene, KSR PMI Unit Sendana, KSR PMI Unit Unsulbar, PMR SMKN 7 Majene, dan MTs Muhammadiyah Pellatoang.
Respons Masyarakat
Nurwana, salah satu warga Desa Tammerodo Utara, mengapresiasi proyek ini.
"Kami sangat terbantu, terutama dalam memahami pentingnya mitigasi bencana. Terima kasih kepada mahasiswa MBKM UNM yang telah memberikan banyak manfaat," ujarnya.
Proyek Jejak Kemanusiaan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bencana tetapi juga membawa perubahan positif dalam akses kesehatan dan pemberdayaan lingkungan.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kontribusi generasi muda dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh. (
*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar