Tugu Anggana menampilkan ornamen udang dan ikan yang melambangkan salah satu mata pencarian utama masyarakat sekitar. Harapannya, tugu itu menjadi penyemangat bagi masyarakat sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi lokal.
Tugu ini menggunakan kayu ulin yang merupakan kayu asli dari Kalimantan.
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengatakan bahwa pembangunan tugu ini merupakan salah satu bentuk komitmen penataan kota.
“Kita harus menjaga hubungan kerja dan pola kerja sama yang baik antara pemerintah dan Perusahaan seperti ini,” ucap Bupati Kutai Kartanegara.
Camat Anggana, Rendra Abadi, juga mengapresiasi kolaborasi dalam pembangunan tugu ini.

“Tugu ini menggunakan salah satu material asli Kalimantan, yaitu kayu Ulin, yang dibantu oleh tokoh masyarakat setempat. Ini adalah bentuk kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat setempat,” ujar Rendra.
Ide kerja sama ini terjalin sejak tahun 2023 dan pembangunannya dimulai pada awal tahun 2024. (*)






