“Mereka punya rumah besar yang harus dijaga yaitu Pemkot Balikpapan, sehingga ada hal-hal yang harus dipatuhi dan tidak boleh dilaksanakan dalam rangka menjaga marwah Pemerintah Kota Balikpapan,” terangnya.
Orientasi ini diberikan kepada PPPK yang lulus, untuk memberikan semangat dan nilai-nilai terkait ASN dalam hal masalah integritas, masalah regulasi, masalah attitude dan sebagainya. Yang mana narasumber pada kegiatan ini dari BKPSDM Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Inspektorat dan LAN.
Tujuan dari kegiatan ini, agar PPPK ini sudah siap bekerja dengan lingkungan yang baru. Meskipun memang, seluruh PPPK sebelumnya merupakan pegawai honor di lingkungan Pemkot Balikpapan. “Mereka rata-rata dari pegawai honor yang sekarang meningkat statusnya menjadi PPPK,” ucapnya.

Tentunya dengan menjadi PPPK, tugas dan tanggung jawabnya menjadi berbeda. Kompetensi PPPK harus lebih baik, integritas yang dimiliki harus lebih maksimal dan masuk menjadi tim work di jajaran Pemkot yang lebih luas, sehingga orientasi dan tanggung jawabnya lebih maksimal lagi.
PPPK yang mengikuti orientasi ini lebih banyak tenaga guru dan kesehatan daripada tenaga teknis di Kota Balikpapan. Orientasi ini berlangsung selama satu hari dan selanjutnya PPPK bekerja sesuai dengan penetapan yang diberikan dari BKPSDM. “Mereka bisa lebih semangat lagi setelah ada kegiatan orientasi ini,” ujarnya.







