Berita Kota Balikpapan

Petugas KPPS Kelurahan Batu Ampar Meninggal, Wali Kota Balikpapan Takziah ke Rumah Duka dan Sholat Jenazah di Masjid Baitus Syakur

zoom-inlihat foto
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud takziah ke rumah duka yang berada di Kompleks Batu Ampar Lestari B10/23 Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Selasa (27/2/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud takziah ke rumah duka yang berada di Kompleks Batu Ampar Lestari B10/23 Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Selasa (27/2/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara meninggal dunia pada hari Selasa (27/2/2024) pukul 00:12 WITA, di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud takziah ke rumah duka yang berada di Kompleks Batu Ampar Lestari B10/23, Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara. Didampingi, Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Setda Kota Balikpapan, Zulkipli; Kepala DKK Kota Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty; Kepala Bakesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi; Camat Balikpapan Utara dan Lurah Batu Ampar.

Usai mendatangi rumah duka dan menandu jenazah ke mobil ambulans, wali kota ikut sholat jenazah almarhum Ambiya di Masjid Baitus Syakur, bersama kerabat, teman dan warga sekitar.

Wali Kota turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Ambiya dan juga turut mendoakan almarhum diberikan tempat layak disisi Allah SWT. "Untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan dan ketabahan," ucapnya

Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud ikut sholat jenazah almarhum di Masjid Baitus Syakur Kompleks Batu Ampar Lestari. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Rahmad mengatakan segala sesuatu yang bernyawa pasti akan kembali. Namanya kematian sudah pasti. "Ini mengingatkan kita semua bahwa maut pasti akan menjemput kita. Mari kita mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya.

Ia mengucapkan terima kasih KPU Balikpapan atas perhatian kepada semua KPPS. Pemerintah sangat memperhatikan dengan memberikan asuransi dan memberikan pemeriksaan kesehatan kepada petugas KPPS. "Ini sebagai ikhtiar kita untuk menjaga kesehatan karena beliau salah satu pejuang demokrasi yang menjaga demokrasi kita," terangnya.


Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang baru saja melaksanakan pesta demokrasi, sehingga berjalan aman dan damai. "Inilah harapkan untuk kita semua," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kematian sebesar Rp 42 juta. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan secara gratis kepada seluruh penyelenggara Pemilihan Umum Tahun 2024 di Kota Balikpapan. Ini merupakan bentuk kepedulian Pemkot Balikpapan terhadap petugas penyelenggara pemilu.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Almarhum telah mendedikasikan dirinya ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu dalam rangka membangun peradaban demokrasi di Indonesia.

Pemkot Balikpapan Melalui BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kematian sebesar Rp 42 juta Kepada Keluarga Almarhum. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pemkot Balikpapan Melalui BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kematian sebesar Rp 42 juta Kepada Keluarga Almarhum. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

"Mudah-mudahan seluruh dosa almarhum diampuni oleh Allah SWT. Seluruh amal ibadah diterima oleh Allah SWT. Seluruh keluarga diberi ketabahan. Almarhum sudah menunaikan kewajibannya dengan sebaik-baiknya," terangnya.

KPU Balikpapan akan memberikan hak-haknya beliau secepat mungkin. "Atas nama KPU Balikpapan kami mengucapkan turut berduka sedalam-dalamnya," jelasnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar