BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 kurang 38 hari, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan sudah melakukan pelipatan surat suara Pemilu Tahun 2024.
Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha mengatakan personil yang dilibatkan untuk melipat surat suara pemilu tahun 2024 sebanyak 150 orang. Namun, yang datang hari ini hanya 120 orang.
Pelipatan kertas suara ini sudah memasuki hari kedua. Dihari pertama, telah melakukan pelipatan kertas suara sebanyak 32 ribu.
"Kemarin kan masih penyesuaian, masih adaptasi. Kerusakannya sekitar 80 an," ucapnya di sela-sela pemantauan Pelipatan Surat Suara di Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu Tahun 2024 KPU Kota Balikpapan, Jalan Sumber Baru RT 54, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Senin (8/1/2024).
Thoha menyampaikan target hari ini satu orang itu bisa minimal seribu maksimal 2 ribu, sehingga dengan personil 120 orang, sekurang-kurangnya hari ini bisa melaksanakan pelipatan kertas suara sebanyak 200 ribu.
"Total kertas suara itu 5 juta lebih, karena 5 pemilihan dan DPT kita 509 ribu. Jadi 509 ribu kali 5 kali 2 persen per TPS," terangnya.
Untuk menjadi personil pelipatan kertas suara harus sehat, tidak terafiliasi dengan partai politik karena kalau terafiliasi dengan partai politik atau pasangan calon bisa bahaya. "Kita sudah wanti-wanti kepada mereka, pulang pergi tidak ada yang dibawa," ungkapnya.
Thoha menyampaikan kerawanan yang terjadi saat pelipatan kertas suara ini yakni sudah jauh-jauh hari pihaknya mengantisipasi terkait dengan tidak cukupnya waktu.
"Yang saya sangat khawatirkan itu kalau terjadi kurang kirim. Banyak yang rusak dan kurang kirim. Alhamdulillah, hari pertama kemarin kurang kirim itu minim hampir tidak ada, kemudian surat-surat rusak juga sedikit sekali. Insyaallah nanti sampai akhir, kita tidak pontang panting ke pabrik lagi minta untuk tambahan," jelasnya.
Sementara, salah seorang pelipat kertas suara, Ana Andriana menyampaikan hari pertama berhasil mengerjakan 200 kertas suara. Target kertas suara yang dikerjakan pada hari ini bisa mencapai 500 kertas suara. "Saya ingin cari pengalaman dan ikut berpartisipasi untuk menyukseskan pemilu," ujar wanita berusia 68 tahun.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar