BorneoFlash.com - Soal rencana dibukanya ekspor kratom dari Indonesia, Badan Karantina Indonesia (Barantin) angkat bicara.
Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Barantin Adnan menyatakan, Indonesia masih belum diperbolehkan untuk ekspor kratom lantaran masih memerlukan penelitian khusus dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memastikan apakah tumbuhan itu layak konsumsi atau tidak.
"Berdasarkan dari BRIN itu bilang dibutuhkan penelitian lebih lanjut soal kratom. Jadi kita menunggu itu karena jangan sampai kita mengiyakan yang satu dengan yang lain. Yang satu memperbolehkan, yang lain tidak. Yang satu bilang narkoba, yang satu tidak masalah, enggak boleh itu," ujar Adnan kepada saat dijumpai di Luwangsa Jakarta Dikutip BorneoFlash.com dari Kompas, Jumat (20/10/2023).
Adnan menuturkan selama ini pemerintah melalui BNN dan Kemenkes serta BRIN telah mengadakan rapat khusus untuk membahas Kratom itu.
Dalam rapat itu, pemerintah sepakat kratom tidak boleh diekspor jika hasil penelitian dari BRIN belum keluar untuk memastikan aman atau tidaknya tumbuhan herbal itu.
"Iya belum boleh. Tetapi kalau ada perintah dari hasil penelitian (menyatakan) boleh dari mereka yah enggak masalah. Ini perlu menunggu sebentar lagi dari BRIN untuk itu," kata Adnan.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan tak keberatan jika Indonesia mengekspor tanaman herbal Kratom meskipun BNN berencana memasukan daun kratom ke dalam jenis narkotika golongan 1.
Hal itu dia ungkapkan menyusul adanya permintaan dari Amerika Serikat (AS) untuk mengimpor kratom dari Indonesia.
"Kemarin ada produk tumbuhan kratom. Orang AS datang, kami mau beli ini (kratom), bisa enggak, bisa saja. Kan belum dilarang," ujar Mendag Zulhas saat pembukaan peluncuran Permendag Nomor 22 Tahun 2023 di Jakarta, Kamis (31/8/2023).
Fakta Seputar Daun Kratom
Dikutip BorneoFlash.com dari HaloDoc, Daun kratom adalah daun yang berasal dari pohon yang masih termasuk dalam keluarga tanaman kopi asli Asia Tenggara. Tanaman ini banyak terdapat di negara Thailand, Malaysia, dan Indonesia.
Masyarakat biasanya memanfaatkan daun yang sudah kering untuk membuat teh atau mengolahnya menjadi suplemen.
Manfaatnya utama dari daun ini yaitu membantu mengurangi rasa nyeri, meningkatkan kesehatan kulit, dan menaikkan libido.
Daun kratom adalah tanaman herbal yang sudah lama dikenal dalam pengobatan tradisional.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar