BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kedatangan Anggota Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI), di Kota Balikpapan disambut Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Tirta Dewi mewakili Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud.
Didampingi Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prof Dr Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. ITK bertindak sebagai tuan rumah KPTN-KTI. Penyambutan diawali dengan pengalungan syal manik khas Kalimantan Timur (Kaltim) dan ramah tamah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, pada hari Kamis (14/7/2023), dihadiri 46 anggota KPTN-KTI.
Dalam sambutannya, Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prof Dr Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. ITK mengatakan provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi Ibu Kota Nusantara. Tentunya, ini menjadi nilai positif bagi KPTN-KTI.
"Saya berharap ide-ide yang ada terkait tentang pembangunan IKN tidak hanya sebagai penonton tetapi dapat berperan aktif," jelasnya.
Perguruan tinggi di Kalimantan Timur, dalam hal ini ITK di undang oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo untuk menyampaikan visi misi perguruan tinggi di kawasan timur terkait pembangunan IKN.
"ITK membawa tentang smart city. IKN adalah suatu hal yang sangat strategis, kami berharap KPTN-KTI dapat bekerja sama. Saya sangat yakin dengan pertemuan ini energi semakin bertambah," ucapnya.
Sementara itu, Asisten III mengucapkan selamat datang kepada para anggota KPTN-KTI di Kota Balikpapan. Merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan KPTN-KTI diselenggarakan di Kota Balikpapan.
KPTN-KTI memiliki peran sangat strategis dalam mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Dengan besarnya peran perguruan tinggi dalam mendorong terciptanya SDM yang berkualitas, maka diperlukan kolaborasi dan sinergi yang baik dengan Pemerintah Daerah. "Kami siap bekerja sama demi kemajuan SDM kita," ujarnya.
Apalagi di tengah pemindahan Ibu Kota Nusantara, KPTN-KTI dapat meningkatkan perannya serta menghasilkan rekomendasi yang selaras dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan di wilayah IKN.
"Saya berharap dapat menjadi penyemangat dalam upaya mensukseskan pelaksanaan pembangunan IKN serta mempererat kerja sama antar Pemerintah Daerah dengan perguruan tinggi," ujarnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar