BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Slamet Iman Santoso menggelar reses masa persidangan II Tahun 2023, di Perumahan Wika C3/22 RT 15, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Jumat (9/6/2023).
Dalam reses tersebut, menghadirkan narasumber dari Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan, Lurah Gunung Samarinda Baru dan Camat Balikpapan Utara.
Slamet Iman Santoso mengatakan, ini adalah reses pertama untuk menampung aspirasi masyarakat dari berbagai Kelurahan Kecamatan Balikpapan Utara, terutama masyarakat dari Kelurahan Gunung Samarinda Baru.
"Ternyata banyak hal yang muncul dipermukaan, terkait dengan apa yang menjadi kewajiban pemerintah kota dan juga apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan hak nya, terutama mengenai dampak dari PT Fahreza (Global Sport,Red)," jelas Dapil Balikpapan Utara.
Selain itu juga, masalah PT Perumda Tirta Manuntung Balikpapan tentang kualitas air yang tidak kotor dan berbau menjadi keluhan dari masyarakat. Padahal setiap bulan selalu membayar tetapi kualitas air yang diterima tidak layak untuk digunakan. "Ini menjadi perhatian. ucapnya.
Begitu juga infrastruktur fasilitas umum jalan maupun drainase dan juga permintaan bantuan untuk pembangunan rumah ibadah serta terkait parkir di fasilitas umum yang berada di perbatasan Kelurahan Damai dan Kelurahan Gunung Samarinda Baru. Ini merupakan persoalan lama yang belum terselesaikan.
Sebenarnya sudah ada Perda Ketertiban Umum, bahwa semua kendaraan roda dua maupun kendaraan lainnya tidak bisa parkir di fasilitas umum, dan itu tidak dijalankan.
"Untuk itu kami mohon ke Satpol PP, Dishub. Jangan main kucing-kucingan, agar bisa ditindaklanjuti. Tapi action daripada eksekusi tidak ada, harus dikawal. Kenapa Perda tidak berjalan, untuk apa ada Perda jika tidak dilaksanakan. Itu bukan contoh yang baik," serunya.
"Semua itu merupakan aspirasi masyarakat yang perlu kita lanjuti dan perlu di dengar oleh Pemerintah Kota," terangnya.
Reses ini dalam rangka untuk memberikan ruang aspirasi masyarakat untuk bisa disampaikan dan dikerjakan. Sehingga pertemuan ini tidak hanya wacana tetapi betul-betul berkualitas dan merealisasikan keinginan masyarakat.
"Mudah-mudahan apa yang disampaikan masyarakat pada pagi hari ini merupakan bagian daripada kewajiban pemerintah kota, untuk bisa merealisasikan yang menjadi keinginan masyarakat supaya bisa menjadi lebih baik," serunya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar