Komisi Pemberantasan Korupsi

Walikota Bandung Ditangkap KPK Terkait Dugaan Suap Program Bandung Smart City!

lihat foto
Walikota Bandung, Yana Mulyana telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap program Bandung Smart City. Jumat, (14/04/2023). Foto: Suara Cirebon
Walikota Bandung, Yana Mulyana telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap program Bandung Smart City. Jumat, (14/04/2023). Foto: Suara Cirebon

BorneoFlash.com, BANDUNG - Walikota Bandung, Yana Mulyana ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap program Bandung Smart City. Jumat, (14/04/2023).

Yana diduga menerima suap atas pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet di program tersebut. KPK juga menangkap delapan orang lainnya, beberapa di antaranya merupakan pejabat Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Dilansir BorneoFlash.com, Melalui CNN indonesia, Melalui Kabag Pemberitaan KPK, Firli Ali menuturkan "KPK juga mengamankan bukti uang," kata dia

Yana Mulyana dilantik menjadi Wali Kota Bandung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 18 April 2022 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung.

Ia menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung setelah Wali Kota sebelumnya, Oded M Danial, meninggal dunia pada 10 Desember 2021.


Harta Kekayaan Yana Mulyana

Menurut laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Yana Mulyana memiliki harta kekayaan sebesar Rp8,5 miliar, termasuk sebidang tanah dan bangunan di Kota Bandung senilai Rp5 miliar, sebuah motor Harley Davidson Fatboy tahun 2013 senilai Rp350 juta, dan sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar tahun 2019 senilai Rp490 juta.

Yana Mulyana dilantik sebagai Wali Kota Bandung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 18 April 2022 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung. Ia menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung setelah Wali Kota sebelumnya, Oded M Danial, meninggal dunia pada 10 Desember 2021.

Yana dan Oded terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung melalui Pilkada 2018 yang diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dengan perolehan 634.682 suara (50,10 persen), Yana berhasil mengalahkan pasangan Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat dan pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna.

Sebelum terjun ke dunia politik, Yana dikenal sebagai seorang pengusaha properti dan memiliki usaha produktif lainnya. Ia juga mendirikan stasiun radio Rase FM Bandung.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar