BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Potensi zakat di Kota Balikpapan sangat besar, bahkan para peneliti tentang zakat di Kota balikpapan menyampaikan bahwa pajak di Kota Balikpapan bisa mencapai 1 triliun per tahun.
Hal inilah yang disampaikan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, kepada awak media beberapa waktu lalu.
"Andaikan seluruh Balikpapan, baik dari lapisan atas sampai lapisan bawah mau berzakat dua setengah persen dari penghasilan, cuman zakat ini diabaikan oleh penganut Islam sendiri," ujarnya.
Ia ingin punya wacana yang akan disampaikan oleh Wali Kota, terkait zakat ini. "Bagaimana yang dapat proyek dari Pemkot bisa dipotong dua setengah persen, untuk berzakat. Hal ini juga untuk keberkahan berusaha di Balikpapan. Ini kan sangat luar biasa," ucapnya.
Apabila semua masyarakat Balikpapan khusus umat muslim berzakat maka masyarakat kurang mampu bisa tertangani di Kota Balikpapan.
"Selama ini kan kita di Balikpapan hanya Rp 4 miliar, target saya tahun ini Rp 10 miliar. Kalau tidak ditopang oleh seluruh lapisan, kita hanya sekedar berwacana saja makanya mohon kepada teman-teman bisa dijalankan siapa tahu ada terbuka di bulan Ramadhan, karena di bulan Ramadhan ini adalah bulan sedekah yang paling sakral," terangnya.
Namun, wacana ini belum disampaikan kepada Wali Kota kalau ada dukungan dari Wali Kota, maka hal ini akan disampaikan kepada ASN dan kontraktor atau perusahaan yang ada di Balikpapan. Baznas itu aman syar'i, aman regulasi, aman NKRI dan sudah diakui oleh KPK dalam arti keuangannya tidak ada yang korupsi.
"Sebenarnya perusahaan besar di Balikpapan banyak tapi nggak tau zakatnya kemana. Mereka berusaha di Balikpapan, jadi untuk Balikpapan," ungkapnya.
Wacana ini bukan hanya ingin disampaikan kepada Wali Kota saja melainkan DPRD Balikpapan. Pihaknya sudah mengirimkan surat
audiensi
untuk bisa menghadap ke DPRD tapi sejak dirinya dilantik dari bulan September sampai saat ini belum ada respon, mungkin dikarenakan kesibukan DPRD.
"Saya ingin sampaikan, bagaimana anggota DPRD bisa berzakat dan juga bisa menganjurkan kepada masyarakat Balikpapan yang sudah muzaki untuk berzakat," jelasnya.
Zakat ini untuk keberkahan, selain itu juga menumbuhkan, membersihkan, mensucikan, mengembangkan.
"Banyak akan datang keberkahan bukan hanya satu orang Balikpapan tetapi seluruh warga Balikpapan akan mendapat keberkahan dari zakat yang kita kumpulkan," serunya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar