BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kunjungan kerja (Kunker) reses Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dirangkai dengan penyerahan bantuan dari Kementrian Sosial RI, Kementerian Agama RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Penanggulangan Bencana Nasional serta Badan Pengelola Keuangan Haji.
Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Moekhlas Sidik mengatakan bahwa kunjungan kerja ini merupakan pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI, sesuai dengan ketentuan peraturan tata tertib DPR RI.
"Komisi VIII DPR RI melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pengawasan, penganggaran dan pengawasan," ucapnya saat memimpin kunjungan kerja di Embarkasi Haji, Jalan Mulawarman, Balikpapan, Jumat (17/2/2023).
Moekhlas mengatakan tujuan kali ini untuk melakukan pertemuan dengan Gubernur Kaltim, Kantor Kementerian Agama Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala BNPB Provinsi Kaltim terkait persiapan pelaksanaan penyelenggaraan haji 1444 Hijriah atau tahun 2023.
Selain itu juga, Komisi VIII DPR RI mau mendapatkan masukan dari pemangku kepentingan dalam rangka menjalankan aspirasi dan mengetahui kendala serta hambatan yang ada di daerah. "Mari kita carikan solusi yang efektif dan efisien, guna meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Provinsi Kaltim," ujarnya.
Dalam menjalankan tugas negara, untuk selalu membela kepentingan rakyat Indonesia. Seorang pejabat negara dalam mengambil keputusan, harus pendekatannya adalah benar atau salah.
"Keinginan saya, kita sebagai pejabat negara di level apapun harus berbuat kebaikan kepada masyarakat yang tertindih," ungkapnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi Kaltim atas sambutan yang diberikan terhadap kunjungan kerja ini.
Berbagai pertanyaan disampaikan Komisi VIII DPR RI kepada pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi, baik dari sektor sosial, agama, kesiapsiagaan bencana daerah dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltim, Riza Indra menyambut baik dan mengucapkan selamat datang di Kaltim. "Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik," ucapnya.
Kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ke Kaltim sangat dinanti dan dapat dijadikan waktu yang tepat untuk saling berkomunikasi, menyampaikan informasi, memberikan masukan atau memecahkan masalah atau kendala sesuai dengan bidangnya.
Adapun bantuan yang diserahkan pada kunker tersebut, dari Kementerian Sosial RI memberikan bantuan sosial kesiapsiagaan bencana, sembako dan asistensi rehabilitasi sosial, senilai Rp 827.569.000,-.
Dari Kementerian Agama RI memberikan bantuan rehab rumah ibadah Gereja dan Vihara, sedangkan dari Badan Pengelola Keuangan Haji memberikan bantuan pengadaan perangkat komputer senilai masing-masing RP 100 juta, DAK non fisik dana Perlindungan Perempuan dan Anak termasuk penyerahan trailer tangki air dan bantuan kedaruratan dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional merupakan bagian dari penyerahan bantuan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar