Iriawan mengatakan 135 korban Tragedi Kanjuruhan merupakan pahlawan sepak bola. Dia menilai pentingnya kehadiran penonton atau suporter di setiap pertandingan sepak bola.
Iwan Bule juga menyatakan tidak akan maju dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari mendatang.
Iriawan menjelaskan alasannya untuk tidak lagi mengikuti kontestasi pemilihan Ketum PSSI periode mendatang. Salah satunya karena dia merasa pengabdiannya di PSSI sudah cukup.
"Pengabdian saya kepada PSSI sudah cukup maksimal. Tenaga, pikiran, waktu, bahkan materi sudah saya dedikasikan untuk PSSI. Saya memutuskan bahwa saya tidak akan maju lagi dalam pencalonan sebagai Ketua Umum dalam KLB mendatang," ujar Iriawan.
Meski demikian, Iriawan bakal bertanggung jawab dalam mengawal proses KLB supaya berjalan baik. Iriawan pun berkomitmen menyelesaikan tugasnya dengan maksimal.
"Dinamika yang berkembang di arena Kongres Biasa maupun di luar telah kita ketahui. Saya mengajak sahabat-sahabat saya untuk berpikir jernih dalam kondisi apapun," tuturnya.
Iriawan kemudian berpesan kepada para voters untuk tetap berpikir jernih dalam dinamika yang akan terjadi kedepannya.
"Dalam satu bulan ke depan jelang Kongres Luar Biasa, saya berharap PSSI dan voters tetap kondusif dan menjaga persaudaraan sebagai keluarga sepak bola Indonesia," ungkapnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar