BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti mengungkapkan rasa senang melihat langsung PLN Tarakan terus tumbuh menjadi anak perusahaan yang terdepan, bersinar di antara anak perusahaan lainnya.
"Luar biasa sekali award yang telah diterima PLN Tarakan. Ini membanggakan kita semua," ucapnya saat meresmikan Kantor Pusat PT PLN Tarakanyang berada di Jalan Letjen ZA Maulani RT 41, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, telah diresmikan pada hari Kamis (15/12/2022).
PLN Tarakan laba bersih di tahun 2021, lanjutnya tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2020.
"Tahun 2022, saya liat grafiknya terus menjulang tinggi. Tingkat kepuasan pelanggan juga naik dari 89 menjadi 92. Kemudian kinerja corporate, saya perhatikan PLN Tarakan tidak ada merahnya, tahun lalu 101 dan tahun ini 106," sebutnya.
Ia mengapresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh PLN Tarakan yang berhasil telah melakukan perubahan bisnis, sehingga mampu mencapai hasil yang terbaik.
"Selamat juga kepada PLN Tarakan telah memiliki gedung baru dengan konsep smart office. Ini tentunya menjadi showcase bagi pelanggan kita, bahwa PLN ini tidak anti Energi Baru Terbarukan (EBT). PLN sangat mendukung EBT terbukti kantornya full EBT," ungkapnya.
Edi Srimulyanti berharap seluruh jajaran PLN Tarakan dengan kinerja yang sangat baik tetap harus dijaga kekompakan dan semangatnya, untuk berkolaborasi dengan unit lain atau anak perusahaan lain atau sub holding.
"Dengan adanya kebutuhan daripada kondisi diluar yang memang mengharuskan kita berkolaborasi. Era digitalisasi ini kita tidak bisa bekerja sendiri tapi harus berkolaborasi," katanya.
Ia mengingatkan bahwa PLN Group harus terus saling berkolaborasi, saling berjabat tangan, saling mempererat silaturahmi, saling mendukung satu dengan yang lainnya sehingga PLN Group bisa terus maju dan jaya.
"Tahun 2023 banyak tantangan yang harus kita hadapi. Tahun depan harus bekerja lebih keras lagi, maka di penghujung tahun 2022 kita susun bersama strategi apa di tahun 2023 nanti, sehingga kita bisa lebih survive lagi untuk mengadopsi hal-hal yang dibutuhkan oleh stakeholder kita diluar," tutupnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar