BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan memiliki banyak anak pemuda yang kreatif, inovasi dan bertalenta sehingga dapat berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
Salah satunya, Bidfish.Id yang terdiri dari tiga anak muda berusia dibawah 30 tahun yakni Sulthan Nur Hidayatullah, Zulfadli, Hafid Raffi'u Rachman yang berinovasi dengan membuat platform lelang ikan online yang menghubungkan antara penjual dengan pembeli potensial yang aman dan terpercaya.
Untuk lebih dikenal Pemerintah Kota Balikpapan, maka ketiga anak muda bertemu Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud untuk bersilaturahmi, sekaligus memperkenalkan keberadaan startup Balikpapan yakni Bidfish.id.
Founder dan CMO Bidfish.id Sulthan Nur Hidayatullah mengatakan kedatangannya bertemu Wali Kota Balikpapan adalah salah satu langkah awal Bidfish.id mengapresiasi pemerintah.
"Bagaimana start up dari Balikpapan dikenal warga Balikpapan terutama Pemerintah Kota Balikpapan," ujarnya kepada BorneoFlash.com, usai bertemu Wali Kota pada hari Rabu (5/10/2022).
Bidfish.id ini sudah dikenal beberapa daerah, lanjut Sulthan, karena nama Bidfish.id ini bukan hanya dikenal secara lokal melainkan nasional. Beberapa lalu, Bidfish.id memenangkan juara startup pada Hari Ulang Tahun ke 80 Bakrie Group di Jakarta.
"Kita berpikir jangan sampai kita ke nasional tapi didaerah kita belum, sehingga kita suwan pertama ke Wali Kota, bagaimana menyampaikan inovasi lelang ikan online yang dibawakan Bidfish.id ini dikenal oleh Wali Kota," ungkapnya.
Sulthan mengungkapkan rasa senangnya, jika kedatangannya disambut baik Wali Kota Balikpapan dan mengapresiasi bahwa ada anak muda dibawah 30 tahun berani masuk ke dunia perikanan dan memberikan inovasi kepada nelayan, pengepul dan pengusaha perikanan di Indonesia, khususnya Kota Balikpapan.
"Pak Wali ingin mengetahui pola bisnis kita dan kita presentasi dari video dan anggaran, ternyata bisnis ini menarik. Ini inovasi yang sangat ditunggu dan dibutuhkan," terangnya.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota siap mendukung Bidfish.id yang akan launching pada akhir bulan Oktober 2022.
Bahkan, Wali Kota Balikpapan akan membantu Bidfish.id untuk bisa mengembangkan hup di beberapa daerah sehingga membutuhkan anggaran.
"Pak Wali akan menghubungkan kami entah dari hibah baik itu dari pemerintah, BUMN atau CSR Perusahaan untuk membantu merintis Bidfish.id. Pak Wali ingin membantu disisi itu," ungkapnya.
Selaras dengan Founder dan CEO Bidfish.id Zulfadli mengungkapkan Bidfish.id berdiri awal tahun 2022. Awal mula Bidfish.id berdiri berdasarkan dari pengalaman yang dimiliki mencoba berusaha di bidang perikanan.
"Kita sering ketipu supplier, di PHP buyer, telat dibayar bahkan tidak dibayar," ujarnya.
Dari situlah, ia mencari solusi dengan membuat platform yang berbentuk digital dengan harga ikan juga lebih baik melalui cara lelang, sehingga para nelayan bisa mendapatkan harga yang optimal.
Bidfish.id juga melakukan validasi bagi nelayan dan pengusaha yang memiliki izin saja uang bisa masuk Bidfish.id, supaya transaksi tidak ada penipuan.
Deskripsi barang juga harus sesuai dan pembayaran melalui aplikasi. Yang menarik lagi, Bidfish.Id menampilkan harga pasar ikan.
"Teman-teman eksportir yang ingin disuplai bisa lelang PO kebutuhan ikan di Bidfish, semisal ada yang membutuhkan ikan 10 ton dengan harga Rp 10 ribu, siapa yang bisa suplai dan daerah mana yang bisa," paparnya.
Ia berharap dengan adanya Bidfish.id nelayan bisa naik harga jual ikan dan tidak ada penipuan sehingga tidak merugikan nelayan dan pengusaha.
"Dengan Bidfish.id ekosistem perikanan di Indonesia lebih produktif, berkeadilan dan berkelanjutan," harapnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar