Berita Pemkab Paser

1 Guru 1 Laptop dan Seragam Gratis Untuk Peserta Didik, Fahmi: Kebijakan Pemkab Paser Dukung Kurikulum Merdeka

zoom-inlihat foto
Pemkab Paser menggelar Bimtek Peningkatan Kompetensi Kepala SMP se-Kabupaten Paser, Senin (5/9/2022) di Kabupaten Badung, Bali. Foto: HO/Humas Pemkab Paser.
Pemkab Paser menggelar Bimtek Peningkatan Kompetensi Kepala SMP se-Kabupaten Paser, Senin (5/9/2022) di Kabupaten Badung, Bali. Foto: HO/Humas Pemkab Paser.
BorneoFlash.com, TANA PASER – Untuk meningkatkan kualitas SDM Kabupaten Paser melalui Kurikulum Merdeka, Pemkab Paser memprogramkan 1 guru 1 unit laptop baju seragam gratis untuk peserta didik baru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Paser. Sebagai persiapan menuju implementasi Kurikulum Merdeka ini, Pemkab Paser menggelar Bimtek Peningkatan Kompetensi Kepala SMP se-Kabupaten Paser, Senin (5/9/2022) di Kabupaten Badung, Bali. Bimtek dengan peserta 36 orang ini dibuka Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan dihadiri Asisten Administrasi Umum Murhariyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Yunus Syam, Ketua MKKS Lukman Hasan. "Semoga dengan Bimtek ini, bapak/ibu, sebagai leader (kepala sekolah) dapat meningkatkan kompetensi manajerial, supervisi, kewirausahaan, sosial dan kompetensi kepribadian," kata Fahmi Fadli. Era digitalisasi menuntut kepala sekolah memiliki kompetensi yang mumpuni. Terlebih lagi masa pandemi covid-19 mengakibatkan gangguan pembelajaran, sehingga strategi pemulihan pembelajaran melalui kurikulum merdeka bisa diimplementasikan di sekolah masing-masing. "Untuk penerapan sistem ini tentunya para tenaga pendidik juga harus memahami konsep Kurikulum Merdeka. Karena itu, Bimtek ini dilaksanakan dengan harapan dapat ditularkan kepada tenaga pendidik di sekolah masing-masing," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Paser Yunus Syam mengatakan salah satu upaya Pemkab Paser dalam mendukung program Kurikulum Merdeka adalah 1 guru 1 unit laptop baju seragam gratis untuk peserta didik baru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Paser.

Kebijakan Pemkab Paser ini, kata Yunus Syam, diprogramkan pada APBD Perubahan 2022. Diproses secara bertahap dan sesuai peraturan. Seperti diketahui bersama, lanjut Yunus Syam, pandemi Covid-19 berdampak signifikan pada dunia pendidikan. Untuk mengatasinya, Kurikulum Merdeka diterbitkan. Pandemi Covid-19 juga berdampak pada perekonomian. Terhadap kondisi ini, Bupati Paser dr Fahmi Fadli ingin agar Pemkab hadir ditengah kesulitan para orangtua siswa dengan memberikan bantuan gratis baju seragam peserta didik baru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Paser. Selain itu, tambah Yunus Syam, tenaga pendidik di era digitalisasi saat ini membutuhkan laptop sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar. Dua kebijakan ini sejalan dengan misi tenaga pendidik, yakni Meningkatkan Kualitas SDM yang Berdaya Saing, dalam rangka penopang visi Pemkab Paser untuk menjadikan Kabupaten Paser yang Maju Adil dan Sejahtera (Paser MAS). "Semangat ini kita harapkan mampu mendorong penerapan Kurikulum Merdeka yang banyak menggunakan platform digital, peserta didik juga bersemangat mengikuti proses pembelajaran, implementasi Kurikulum Merdeka bisa berjalan dengan baik," pungkasnya. (Adv)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar