PKD Provinsi Kaltim juga mengadakan lomba-lomba permainan rakyat tradisional seperti sumpit, engrang, ketapel dan gasing untuk tingkat SMK dan SMA se Kaltim. Termasuk lomba melukis, fotografi dan film pendek.
"Perlombaan tradisional nanti akan kita maksimalkan di sekolah, apalagi tadi siswa kita banyak mendapatkan juara, sehingga dapat berkontribusi," terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia PKD Provinsi Kaltim 2022 Anwar Sanusi pada saat memberikan sambutan pada penutupan PKD Provinsi Kaltim 2022 berpesan kepada para Kepala Dinas dan para Cabang Dinas, untuk kiranya kedepan kegiatan ini dapat dilaksanakan di Kabupaten Kota masing-masing.
Sehingga, anak-anak murid dapat menampilkan karya seni milik sendiri. Jadi ada generasi penerus yang akan melanjutkan kegiatan seperti ini.
"Kita laksanakan event setiap tahun dan bukan dari kelompok seniman dan seniwati senior, melainkan tampilan karya seni anak-anak murid kita," jelasnya.
Berbagai seni budaya ditampilkan pada penutupan PKD Provinsi Kaltim 2022 mulai dari tari tradisional hingga musik tradisional.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar