BorneoFlash.com, KUTAI KARTANEGARA - Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat banyak dukungan dari masyarakat Kaltim.
Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Aji Muhammad Arifin juga menyatakan dukungan atas keputusan pemerintah yang menetapkan Kaltim sebagai lokasi IKN Nusantara.
Keputusan pemerintah ini diyakini akan membawa dampak besar bagi Kaltim kedepannya, baik masyarakat setempat termasuk daerah penyangga di sekitar lokasi IKN.
Tentunya, akan terjadi perubahan dan pasti akan membawa problematika multikomplek baru di tengah masyarakat baik itu dari masalah sosial, agama, ekonomi, pendidikan, transportasi, keamanan dan lainnya.
"Ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah dengan tetap memperhatikan kelestarian kearifan lokal maupun budaya serta adat istiadat setempat, sehingga dapat meminimalisir terjadinya konflik secara horizontal maupun vertikal di kemudian hari," jelas Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI melalui siaran pers, Jumat (20/5/2022).
Selanjutnya, Sultan juga memberikan masukan terkait pembangunan IKN yakni permintaan untuk lebih dapat melibatkan pihak kesultanan maupun tokoh adat setempat lainnya, untuk dapat ikut berperan aktif dalam mendukung pembangunan IKN.
"Hal ini dinilai sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap tokoh masyarakat, tokoh agama maupun kesultanan sebagai representasi dari keanekaragaman budaya dan adat istiadat Indonesia," ujarnya.
Sultan berharap, pemerintah dapat melakukan langkah yang mampu meredam potensi timbulnya gejolak di tengah masyarakat kalangan bawah, sehingga tidak mudah untuk dimanfaatkan oleh sekelompok golongan yg memiliki kepentingan tertentu untuk menekan pemerintah.
Terkait dengan penyelesaian berbagai permasalahan termasuk sengketa lahan yg timbul sebagai dampak dari pembangunan IKN, ini seyogyanya dilakukan dengan membangun jalur komunikasi maupun mediasi secara persuasif antara pemerintah pusat dan daerah.
"Bersama-sama dengan masyarakat, sehingga diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif," tutupnya.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar