BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud menutup kegiatan Pesantren Ramadhan yang digelar Kelompok Kerja (Pokja) I Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan bersama Baznas Kota Balikpapan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Minggu (24/4/2022) sore.
Pesantren ramadhan yang telah berlangsung selama dua hari sejak tanggal 23-24 April 2022 berjalan dengan baik.
Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan menyampaikan bahwa pelaksanaan pesantren ramadhan yang singkat ini dapat diamalkan sebagai pegangan hidup. Meskipun, banyak menerima pengetahuan tapi tidak diamalkan maka percuma saja.
"Apa yang diajarkan kepada kalian semua menjadi sebagai pegangan masa depan kalian, karena pendidikan agama ini menjadi pondasi dasar anak-anak kita kedepannya. Kalau tidak kita tanamkan agama pada anak kita, tentunya banyak anak pintar tapi hidupnya tidak benar," paparnya.
Ia menjelaskan apabila nilai agama yang dimiliki dapat menjaga diri sendiri seperti pergaulan, pengaruh narkoba termasuk penggunaan game. "Jika tidak ada manfaatnya ditinggalkan dan apabila bermanfaat dapat dipelajari," katanya.
Ketua Penggerak Tim PKK Balikpapan Hj Nurlena Mas'ud mengatakan, dalam pelaksanaan pesantren ramadhan para peserta mendapatkan enam hal pengetahuan yang dipelajari diantaranya, bagaimana cara berwudhu, peran anak terhadap orang tua termasuk pengetahuan mengenai narkoba.
Sebagai generasi penerus di Kota Balikpapan, Ia berharap menjadi penerus atau pemimpin di Balikpapan yang memiliki akhlak yang benar dan memiliki jalur-jalur agama yang menuntun menjadi anak-anak yang amanah.
"Kita tiap tahun mengadakan acara seperti ini tetapi memang konsepnya berbeda. Sebelum Pandemi di adakan di Masjid Islamic Center yang dimulai dari pagi hingga berbuka puasa, tapi sekarang ini mulai pagi sampai ba'da ashar," pungkasnya.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar