Berita Kota Balikpapan

Yayasan RMC Bagikan Zakat Kepada 19 Ribu Jiwa Se-Kota Balikpapan

lihat foto
Yayasan Rahmad Mas’ud Center saat membagikan zakat  kepada  2.500 warga di Kampung Baru Tengah Kecamatan Balikpapan Barat, Minggu (24/4/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Yayasan Rahmad Mas’ud Center saat membagikan zakat  kepada  2.500 warga di Kampung Baru Tengah Kecamatan Balikpapan Barat, Minggu (24/4/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Yayasan Rahmad Mas’ud Center (RMC) membagikan zakatnya kepada 19 ribu jiwa Se-Kota Balikpapan. Yayasan ini merupakan yayasan keluarga besar Bani Mas'ud yang tidak lain adalah keluarga besar Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud.

Ketua panitia penyaluran zakat dari yayasan RMC Muhammad Idham mengatakan, pembagian zakat RMC ini biasanya dengan cara mengumpulkan warga. Akan tetapi, selama Pandemi Covid-19 sejak dua tahun lalu pembagian zakat dilakukan melalui transfer bank ke rekening masing-masing penerima manfaat zakat.

"Ini juga sesuai anjuran pemerintah untuk menjaga prokes dalam pembagian zakat RMC,” jelasnya kepada awak media, Minggu (24/4/2022).

Yayasan RMC sendiri telah melakukan transfer ke 6.300 ATM dan buku rekening ke penerima manfaat zakat ini. Adapun jumlah penerima manfaat sudah mencapai lebih kurang sebanyak 19 ribu jiwa.

“Hari ini ada 50 orang perwakilan yang menerima langsung di Masjid Agung At Taqwa yang penyerahannya dilakukan langsung Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud yang juga Pembina yayasan RMC,” ujar Idham.

Selain di Masjid Agung At Taqwa, lanjutnya penyerahan secara langsung juga dilakukan kepada 2.500 warga di Kampung Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat dan sekitarnya. “Sekitar 5 persen dari jumlah 19 ribu dilakukan pembagian secara langsung," bebernya.

Pembina Yayasan RMC H Rahmad Mas’ud mengatakan, tahun ini penyaluran zakat melalui yayasan RMC memang sedikit berbeda. Walaupun, pembagian zakat melalui transfer ini sudah mulai dilakukan sejak tahun sebelumnya.


Hal itu, bertujuan agar penerima zakat tidak lagi harus berkumpul di suatu tempat, sesuai dengan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Dalam pembagian zakat keluarga besar kami yang tahun ini langsung diserahkan ke rekening penerimanya. Jadi berbeda dari tahun sebelumnya," ucapnya.

Dengan pemberian zakat melalui rekening, maka akan memudahkan para penerima zakat, karena terkadang ada penerima zakat keberadaan rumahnya jauh. Sehingga harus susah payah mengambil haknya ke lokasi yang telah ditentukan.

“Nah dengan transfer bank, penerima tidak perlu repot-repot lagi datang ke lokasi, tinggal cek rekening banknya saja. Ini juga bisa menghemat waktu,” ungkapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada warga Balikpapan yang sudah bersama-sama menjaga Kota Balikpapan dan tetap menjaga prokes dalam beraktivitas,” serunya.

Wali Kota Balikpapan menyampaikan permohonan maaf jikalau belum mampu memberikan kesejahteraan bagi warga Balikpapan yang maksimal.

Kendati begitu beberapa program telah diupayakan Pemerintah Kota Balikpapan untuk membantu warga, salah satunya dengan pemberian BPJS Kesehatan gratis untuk kelas 3 dan pemberian seragam sekolah gratis. Termasuk, subsidi SPP yang diberikan bagi peserta didik yang masuk di sekolah swasta.

Bagi yang belum menerima BPJS Kesehatan gratis segera komunikasikan dengan pihak kelurahan setempat. Sedangkan untuk seragam sekolah gratis akan mulai disalurkan pada tahun ajaran ini. Khusus bagi siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP.

(BorneoFlash.com/Niken)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar