"Mudah-mudahan apa yang sudah dijalankan dapat terus kami pertahankan dimasa yang akan datang. Apalagi Pemerintah baru saja mengumumkan bahwa kami akan masuk dalam masa transmisi menuju energi baru terbarukan," serunya.
Untuk itu, Gas masih dilihat sebagai energi transisi. Oleh karena itu, industri ini menjadi industri yang sangat penting dan primadona di daerah, sebagai pendukung pembangunan ekonomi dimanapun SKK Migas beroperasi.
Apalagi saat ini capaian produksi cukup bagus wilayah Kalsul sudah mendekati 100 persen, meskipun terkadang ada sedikit penurunan, dikarenakan adanya kondisi-kondisi tertentu yang dikerjakan.
"Kami berharap industri hulu minyak dan gas bumi dapat berkontribusi lebih baik di tahun-tahun yang akan datang demi peningkatan pembangunan dan ekonomi nasional," paparnya.
Menurutnya, media bekerja dari wilayah kerjanya sendiri dan pihaknya juga bekerja dalam bidangnya. Namun, dengan peran dan tugas masing-masing dapat membangun negeri secara bersama-sama.
Usai sambutan dari Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul Azhary Idris dilanjutkan dengan tausiah dari Ustad Machnun Uzni.
Seperti diketahui, target besar SKK MIgas untuk industri hulu migas yaitu Road to 1 Million BOPD & Gas 12 BSCFD. Untuk bisa mencapai target tersebut, terdapat lima strategi utama yakni optimalisasi produksi lapangan eksisting, transformasi sumber daya contingent ke produksi, mempercepat chemical Enhanced Oil Recovery (EOR), menggalakkan kegiatan eksplorasi migas dan mempercepat peningkatan regulasi melalui one door service policy dan insentif hulu migas.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar