BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) gelar kegiatan Sapa Wartawan secara online, Jumat (22/4/2022).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 160 media baik media cetak, media online maupun elektronik yang berasal dari Kalimantan dan Sulawesi.
Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul Azhary Idris saat membuka kegiatan Sapa Wartawan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para jurnalis baik televisi, cetak dan online atas kerja sama yang telah terjalin dan memberikan dampak yang positif bagi SKK Migas Kalsul.
“Kami menyambut baik bahwa berita yang muncul di media mendukung kegiatan SKK Migas dalam mencapai target pemerintah untuk program 1 juta barel per hari di tahun 2030," jelasnya saat kepada awak media.
Azhary Idris mengatakan, pemberitaan yang diberikan telah memberikan hal yang positif, para investor yang berada di wilayah bekerja menjadi sangat senang, sehingga publik pun teredukasi dengan baik.
Hingga saat ini, wilayah Kalimantan dan Sulawesi menjadi kontributor yang cukup besar untuk kepentingan energi nasional. Untuk Gas memberikan kontribusi sebesar 30 persen bagi kepentingan energi nasional dan minyak bumi sebesar 12 persen.
"Ini bukan jumlah yang kecil dan ini menjadi nilai tambah aspek perekonomian untuk masyarakat," serunya.
Tak hanya itu, wilayah kerja SKK Migas beroperasi telah memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitarnya.
"Mudah-mudahan apa yang sudah dijalankan dapat terus kami pertahankan dimasa yang akan datang. Apalagi Pemerintah baru saja mengumumkan bahwa kami akan masuk dalam masa transmisi menuju energi baru terbarukan," serunya.
Untuk itu, Gas masih dilihat sebagai energi transisi. Oleh karena itu, industri ini menjadi industri yang sangat penting dan primadona di daerah, sebagai pendukung pembangunan ekonomi dimanapun SKK Migas beroperasi.
Apalagi saat ini capaian produksi cukup bagus wilayah Kalsul sudah mendekati 100 persen, meskipun terkadang ada sedikit penurunan, dikarenakan adanya kondisi-kondisi tertentu yang dikerjakan.
"Kami berharap industri hulu minyak dan gas bumi dapat berkontribusi lebih baik di tahun-tahun yang akan datang demi peningkatan pembangunan dan ekonomi nasional," paparnya.
Menurutnya, media bekerja dari wilayah kerjanya sendiri dan pihaknya juga bekerja dalam bidangnya. Namun, dengan peran dan tugas masing-masing dapat membangun negeri secara bersama-sama.
Usai sambutan dari Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul Azhary Idris dilanjutkan dengan tausiah dari Ustad Machnun Uzni.
Seperti diketahui, target besar SKK MIgas untuk industri hulu migas yaitu Road to 1 Million BOPD & Gas 12 BSCFD. Untuk bisa mencapai target tersebut, terdapat lima strategi utama yakni optimalisasi produksi lapangan eksisting, transformasi sumber daya contingent ke produksi, mempercepat chemical Enhanced Oil Recovery (EOR), menggalakkan kegiatan eksplorasi migas dan mempercepat peningkatan regulasi melalui one door service policy dan insentif hulu migas.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar