BorneoFlash.com - Setelah mewujudkan Program Desa Literasi Kreatif I dan II yang sukses digelar pada tahun 2019 dan 2021.
Yayasan Teman Kita Balikpapan bersama Pertamina Hulu Sanga Sanga kembali di tahun 2022 untuk meneruskan agenda Literasi Kreatif yang sudah di mulai di Desa Beringin Agung, Samboja, Kutai Kartanegara.
Kali in program Desa Literasi Kreatif III berfokus pada pengembangan literasi finansial dan literasi digital.
Hal ini sesuai dengan hasil FGD bersama warga desa dan kepala Desa Beringin Agung pada program Desa Literasi Kreatif I.
Ketiga hal tersebut merupakan literasi yang dibutuhkan oleh warga desa untuk dikembangkan.
Berangkat dari alasan tersebut Program Desa Literasi Kreatif yang digagas Yayasan Teman Kita Balikpapan bersama Pertamina Hulu Sanga Sanga hadir membawa sebuah pelatihan untuk memaksimalkan potensi dan kreatifitas ibu-ibu di Desa Beringin Agung, Samboja yang tergabung dalam komunitas Mamuja (Mamah Muda Samboja).
“Pelatihan Menjahit Gamis” dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Februari 2022 di Rumah Literasi Kreatif, Desa Beringin Agung. Dihadiri 20 peserta yang tergabung dalam Mamuja (Mamah Muda Samboja).
Dalam Pelatihan ini hadir Tyas Dani owner @javabor_dani hadir untuk turut memberikan materi pelatihan menjahit gamis.Pelatihan Menjahit Gamis ini adalah agenda pembuka dalam rangkaian kegiatan dalam Program Desa Literasi Kreatif 2022 di Desa Beringin Agung, Samboja.
Pelatihan ini diharapkan dapat memantik kreativitas dan potensi ibu-ibu Mamuja di Desa Beringin Agung agar dapat secara mandiri memproduksi gamis untuk dijual yang tentunya akan membawa dampak pada pengembangan sektor perekonomian ibu-ibu Mamuja dan Desa Beringin Agung secara keseluruhan.
Selain menyasar para ibu-ibu desa, pelatihan untuk meningkatkan literasi dalam agenda Desa Literasi Kreatif 2022 juga menyasar para pemuda Desa Beringin Agung.
Dilaksanakan di Swiss Belhotel Balikpapan, pada hari Sabtu, 5-6 Maret 2022. Pelatihan Content Creator untuk pemuda ini juga sebagai respon baik untuk menjawab ketertarikan pemuda Desa Beringin Agung pada Youth Camp Desa Literasi Kreatif 2021 lalu mengenai “Content Creator and Social Media”.
Lebih jauh pada Youth Camp Desa Literasi Kreatif 2022 ini materi yang diberikan lebih kompleks dan spesifik pada pembuatan konten Instagram untuk mempromosikan Desa Beringin Agung dan kearifan lokal daerah.
Pada kegiatan ini hadir narasumber yang berkompeten pada pembuatan konten creator seperti Aldi Riandana yang membagikan cerita pengalamannya mengenai sepak terjangnya dalam dunia pembuatan konten untuk memberikan insight kepada para peserta Youth Camp.
Lalu hadir pula Lisa, owner dari Mie Desa dan Meat Me yang membawakan materi mengenai “How to Build Your Branding” yang bisa diimplementasikan para pemuda Desa Beringin Agung untuk dapat membangun dan mempromosikan Desa Beringin Agung dan kearifan lokalnya melalui branding yang menarik di sosial media.
Dua materi tersebut kemudian ditutup dengan materi yang dibawakan oleh Felanans Mustari, Penanggung Jawab Direksi kaltimkec.id mengenai “Copywriting for Social Media”.
Tentunya selain konten yang menarik dan pengetahuan mengenai branding, aspek lain yang harus dikuasai sebagai content creator adalah copywriting yang baik agar bisa memaksimalkan konten yang akan di bagikan di sosial media.
Kegiatan Youth Camp berlanjut dengan sesi menonton film bersama, film yang ditonton adalah sebuah film dokumenter dengan judul “Island of Faith”.
Film yang menampilkan beragam perspektif berbeda ini diharapkan dapat memantik ide para peserta Youth Camp untuk bisa membuat konten yang menarik, menyatukan perspektif masing-masing yang berbeda dengan tujuan yang sama untuk mengenalkan Desa Beringin Agung dan kearifan lokal di dalamnya kepada masyarakat.
Keseruan peserta Youth Camp masih berlanjut di hari kedua. Dibuka dengan senam pagi dan kegiatan outbound.
Peserta diuji kekompakannya dalam permainan berkelompok untuk menguatkan kerja sama tim yang baik.
Setelah melakukan outbound, peserta akan menutup serangkaian kegiatan Youth Camp dengan melaksanakan “FGD Content Creator” yang di pandu oleh Iswahyudi Rahman, Pembina Yayasan Teman Kita Balikpapan.
Sesi FGD ini peserta diajarkan mengenai manajemen jadwal pembuatan konten yang konsisten. Iswahyudi juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk praktek langsung mengenai pengaturan jadwal unggah konten sehingga para peserta tidak hanya terbatas pengetahuannya dengan teori tapi sampai ke tahap praktik yang aplikatif.
Berakhirnya serangkaian keseruan kegiatan Youth Camp: Content Creator Desa Literasi Kreatif 2022 diharapkan dapat mempersiapkan pemuda untuk menjadi agen penggerak dalam meningkatkan kreativitas dan produktivitas melalui produksi konten yang menarik terutama untuk mempromosikan Desa Beringin Agung melalui pendekatan sosial media.
Agenda Yayasan Teman Kita X Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) dalam mewujudkan Desa Literasi Kreatif di Desa Beringin Agung, Samboja masih berlanjut.
Setelah dua agenda pelatihan sebelumnya sukses digelar, kali ini Yayasan Teman Kita bersama Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menyasar Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Maju Mapan, Desa Beringin Agung untuk diberikan pelatihan.
Pelatihan diadakan pada tanggal 12-13 Maret 2022 ini dihadiri oleh 10 perwakilan pengurus BUMDES Maju Mapan, Beringin Agung.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Yayasan Teman Kita Balikpapan, Rendy Wirawan, lalu dilanjut oleh Kepala Desa Beringin Agung, Kusnadi dan terakhir oleh Naomi Shinta Prisilla sebagai perwakilan dari Pertamina Hulu Sanga-Sanga yang hadir secara virtual melalui zoom meeting.
Hari pertama pelatihan peserta diberikan tiga materi mengenai manajemen dan pengelolaan BUMDES.
Materi pertama “Regulasi dan Kelembagaan BUMDES, Prinsip BUMDES, dan Pengelolaan Keuangan BUMDES” disampaikan oleh Dothy Amelia Saragih, Dosen Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis sebuah universitas swasta di Balikpapan.
Materi berfokus pada penyampaian aspek-aspek BUMDES dan pembeda antara BUMDES dengan badan hukum lain.Materi dilanjut dengan penjelasan mengenai pemuatan laporan keuangan BUMDES yang baik dengan kriteria karakteristik kualitatif menggunakan website “SIAPIK” yang mudah dan dapat digunakan oleh siapa saja.
Materi kedua pelatihan hadir Rudy Suryanto, pendiri Bumdes.id yang membawakan materi mengenai “Potensi Usaha BUMDES, Potensi Kerja Sama dan Pembiayaan BUMDES”.
Rudy banyak memberikan contoh BUMDES yang berhasil dalam pengelolaan BUMDES yang dapat menjadi acuan untuk para pengurus BUMDES.
Lalu pada materi ketiga Widya Hana Sofia seorang pendiri PT Masa Genah Group, CEO PT Borneo Berkah Persada dan pelaku wadah ekspor borneo membawakan materinya mengenai “Kiat Membangun Usaha dan Motivasi Melihat Peluang Pengelolaan BUMDES”.
Dalam pemaparannya beliau menjelaskan cara peningkatan potensi pemasaran untuk pasar lokal hingga ekspor yang bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat, menggagas ide baru serta peningkatan kualitas usaha.
Digitalisasi dan pentingnya market place online juga turut disinggung oleh beliau. Hari kedua pelatihan, para peserta melakukan sesi FGD yang dipandu oleh Iswahyudi Rahman mengenai BUMDES Maju Mapan dalam mengidentifikasi strategi pengembangan.
Peserta diajak untuk memetakan sumber daya dan potensi yang dimiliki desa yang dapat dikelola menjadi peluang usaha BUMDES.
Serangkaian kegiatan pelatihan ini ditutup dengan sesi foto bersama. Besar harapan melalui pelatihan ini BUMDES Maju Mapan dapat memaksimalkan potensi yang berdampak untuk Desa Beringin Agung.
Melanjutkan Kelas Bahasa Inggris untuk Anak-anak dan Remaja di tahun sebelumnya. Kelas Bahasa Inggris ini kembali dibuka rutin diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu di Rumah Literasi Kreatif Bunga Kertas.
Kegiatan diadakan dengan mengumpulkan dan mengelompokkan anak menjadi dua kelompok dengan klasifikasi anak usia 7-13 tahun akan diajar oleh Ade dan Rifkal, mahasiswa yang tinggal di Desa Beringin Agung, sedangkan anak-anak usia remaja SMP akan belajar bersama Ibu Fida seorang guru Bahasa Inggris di salah satu SMK Samboja.
Pengelompokkan pembelajaran berdasarkan umur ini dimaksudkan agar bisa menyesuaikan dan memaksimalkan kebutuhan pelajaran Bahasa Inggris.
Pelatihan ini dibuka dan ditutup dengan selalu memberikan anak-anak pre dan post test untuk mengukur kemampuan dan sebagai bahan evaluasi pengajar dalam mendampingi anak-anak Desa Beringin Agung, Samboja dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
Berakhirnya agenda kegiatan Program Desa Literasi Kreatif III, Yayasan Teman Kita X Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) ini mendapat feedback positif dari warga Desa Beringin Agung, Samboja. Para warga yang mengikuti kegiatan pelatihan tampak antusias dan aktif pada masing-masing pelatihan yang diikutinya.
Hal ini menjadi harapan bagi kita semua tentunya agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan dan membawa manfaat juga agar dapat mewujudkan Desa Literasi Kreatif di Desa Beringin Agung, Samboja. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar