Kabupaten Kutai Barat

Warga Kubar Desak PT GBU Segera Sediakan Fasilitas Air Bersih

lihat foto
Air Sungai Kedang Pahu terlihat masih keruh namun warga setempat tetap menggunakan air sungai karena terpaksa lantaran tidak ada air lain. Foto : BorneoFlash.com/Lilis Suryani.
Air Sungai Kedang Pahu terlihat masih keruh namun warga setempat tetap menggunakan air sungai karena terpaksa lantaran tidak ada air lain. Foto : BorneoFlash.com/Lilis Suryani.

Pihak kecamatan dan masyarakat setempat pun masih akan terus berupaya mengejar tanggung jawab dari perusahaan tersebut. Apalagi, untuk aliran sungai yang sebelumnya disampaikan DLH Kubar mengandung kandungan Total Suspended Solid (TSS) yang cukup tinggi.

Tidak disertai dengan penjelasan sampai kapan nilai TSS tersebut akan tetap tinggi. Serta apakah air sungai masih aman untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun saat ini air sungai tersebut sudah kembali normal dari segi warna air yang tidak terlalu keruh.

Sementara itu, pihak perusahaan yang coba di konfirmasi mengenai penyediaan fasilitas air bersih bagi masyarakat Kampung.

Justru berkilah dan tidak banyak memberikan komentar dengan alasan masih menunggu surat resmi dari DLH Kubar.

"Kami masih menunggu surat resmi dari DLH," ungkap CSR PT GBU, Dennis.

Sebelumnya, air sungai kedang pahu tersebut digunakan oleh masyarakat yang tinggal di beberapa Kampung di Kecamatan Damai.

Kondisinya tercemar setelah pihak perusahaan tambang PT GBU melakukan aktivitas pembersihan lahan tambang tidak jauh dari muara anak sungai mahakam itu dan kemudian mengakibatkan tercemarnya air sungai tersebut.

(BorneoFlash.com/Lilis)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar