Pemasangan stiker seluruh aset daerah juga diharapkan Bupati, agar laporan keuangan pemerintah kabupaten kembali mendapat opini WTP (wajar tanpa pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.
"Masih dalam proses, kami sudah setuju segala aset daerah bukan hanya kendaraan dinas roda dua dan roda empat, tapi lahan dan gedung serta lainnya yang dibeli dengan uang negara dipasangi stiker," tambah Abdul Gafur Mas'ud. "Termasuk kendaraan dinas atau operasional yang digunakan bupati dan wakil bupati dipasangi stiker," tegasnya. Tujuan pemasangan stiker juga untuk meminimalisir penggunaan aset daerah yang tidak sesuai kebutuhan seperti digunakan untuk kepentingan pribadi atau individu pejabat maupun pegawai. Abdul Gafur Mas'ud berharap melalui pemasangan stiker tersebut seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dapat lebih terpantau dan ditertibkan. Badan Keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan sensus atau pencatatan aset daerah untuk penertiban aset bergerak maupun tidak bergerak, dan banyak aset pemerintah kabupaten disinyalir dikuasi perorangan yakni para pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara.(*)
Halaman:
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar