Mayjen TNI Krido Pramono mengingatkan bahwa kekayaan alam Indonesia yang melimpah, seperti batu bara di Kalimantan, minyak bumi, nikel dan gas alam, laksana magnet yang menarik perhatian dunia. Oleh karena itu, potensi ancaman non-militer seperti perang siber, perang proksi dan manipulasi informasi lewat media sosial harus diwaspadai.
"Adik-adik sekalian harus memiliki jiwa nasionalisme, semangat kebangsaan, dan karakter kepemimpinan yang kuat. Jangan hanya berpikir lokal, tetapi milikilah wawasan nasional dan global untuk menjaga kedaulatan bangsa menuju Indonesia Emas 2045," tegas Pangdam.
Di akhir paparannya, Pangdam secara khusus memberikan perhatian pada potret dinamika remaja saat ini. Beliau menekankan 9 hal yang wajib dihindari oleh para pelajar yaitu Tawuran/perkelahian, balap liar, Seks bebas, miras, narkotika, Judi online, video negatif, aksi bullying serta penyebaran berita hoax.
Sebagai gantinya, Pangdam mengajak para siswa untuk fokus pada 7 aspek positif, di antaranya selalu taat beribadah, menghormati orang tua dan guru, bijak bermedia sosial, kreatif mengembangkan bakat serta pandai membagi waktu.
Kegiatan pelatihan kepemimpinan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, penyerahan cinderamata antara pihak sekolah dan Kodam VI/Mlw, foto bersama serta ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman dan penuh antusiasme dari para peserta. (*/Pendam VI/Mlw)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar