BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Sebanyak 100 siswa dan siswi SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda berkesempatan langka untuk menimba ilmu kepemimpinan langsung dari markas militer Kodam VI/Mlw. Kegiatan bertajuk Student Leadership Training ini digelar di Aula Makodam VI/Mulawarman, Jl. Jend. Sudirman, Balikpapan Kota, pada Senin (15/6/2026).
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., didampingi oleh jajaran pejabat utama Kodam VI/Mlw, kepala sekolah serta para guru pendamping.
Kepala Sekolah SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda, Bahtiar Fahrudin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat atas sambutan hangat dari pihak Kodam. Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan Artificial Intelligence (AI), tantangan masa depan yang dihadapi para siswa akan semakin kompleks.
"Selain kemampuan akademik, anak-anak membutuhkan karakter yang kuat, daya juang tinggi, kedisiplinan, integritas, dan kemampuan memimpin. Nilai-nilai tersebut kami yakini tercermin dalam kehidupan para prajurit TNI," ujar Bahtiar. Ia berharap momentum ini menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk menyongsong masa depan.
Memasuki acara inti, Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Krido Pramono memberikan materi Leadership Sharing yang membuka cakrawala berpikir para siswa. Pangdam memaparkan dinamika situasi global saat ini, mulai dari konflik Rusia-Ukraina hingga ketegangan di Timur Tengah dan Laut Cina Selatan yang dipicu oleh perebutan sumber daya alam strategis.
Mayjen TNI Krido Pramono mengingatkan bahwa kekayaan alam Indonesia yang melimpah, seperti batu bara di Kalimantan, minyak bumi, nikel dan gas alam, laksana magnet yang menarik perhatian dunia. Oleh karena itu, potensi ancaman non-militer seperti perang siber, perang proksi dan manipulasi informasi lewat media sosial harus diwaspadai.
"Adik-adik sekalian harus memiliki jiwa nasionalisme, semangat kebangsaan, dan karakter kepemimpinan yang kuat. Jangan hanya berpikir lokal, tetapi milikilah wawasan nasional dan global untuk menjaga kedaulatan bangsa menuju Indonesia Emas 2045," tegas Pangdam.
Di akhir paparannya, Pangdam secara khusus memberikan perhatian pada potret dinamika remaja saat ini. Beliau menekankan 9 hal yang wajib dihindari oleh para pelajar yaitu Tawuran/perkelahian, balap liar, Seks bebas, miras, narkotika, Judi online, video negatif, aksi bullying serta penyebaran berita hoax.
Sebagai gantinya, Pangdam mengajak para siswa untuk fokus pada 7 aspek positif, di antaranya selalu taat beribadah, menghormati orang tua dan guru, bijak bermedia sosial, kreatif mengembangkan bakat serta pandai membagi waktu.
Kegiatan pelatihan kepemimpinan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, penyerahan cinderamata antara pihak sekolah dan Kodam VI/Mlw, foto bersama serta ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman dan penuh antusiasme dari para peserta. (*/Pendam VI/Mlw)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar