Pemkab Kutai Kartanegara

Antisipasi Penyimpangan Distribusi, Disperindag Kukar Intensifkan Pengawasan Pasar

lihat foto
Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri Disperindag Kukar, Muhammad Bustani.  Foto: BorneoFlash.com/Ernita Sriana
Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri Disperindag Kukar, Muhammad Bustani.  Foto: BorneoFlash.com/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) terus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok di pasaran. 

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan barang sekaligus mengantisipasi adanya praktik yang dapat merugikan masyarakat.

Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri Disperindag Kukar, Muhammad Bustani, mengatakan pengawasan dilakukan secara berkala bersama pihak terkait untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan lancar.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin ada pihak yang memanfaatkan kondisi tertentu untuk mengambil keuntungan dengan cara yang melanggar aturan.

"Pedagang harus menjual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) atau sesuai dengan harga acuan yang bisa dibilang masih masuk akal," ujarnya, pada Sabtu (13/6/2026). 

Bustani menegaskan, pengawasan tidak hanya menyasar harga jual di tingkat pedagang, tetapi juga distribusi barang dari agen hingga ke pasar. Hal itu penting untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan mudah diakses masyarakat.


Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak melakukan praktik penimbunan barang. Selain berpotensi mengganggu distribusi, tindakan tersebut dapat memicu kenaikan harga di pasaran.

"Kalau tim Satgas Pangan ada menemukan praktik timbun barang saat melakukan pengawasan, maka bakal dicabut izin usaha," tegasnya.

Saat ini Disperindag Kukar juga terus berkoordinasi dengan agen dan distributor untuk memantau kondisi pasokan sejumlah komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat.

Bustani berharap seluruh pelaku usaha dapat menjalankan aktivitas perdagangan sesuai aturan yang berlaku.

Dengan distribusi yang lancar dan harga yang tetap terkendali, kebutuhan masyarakat diharapkan dapat terpenuhi dengan baik.

"Yang terpenting distribusi tetap berjalan lancar dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok," tutupnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar