Pemkab Kutai Barat

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Perencanaan Kebijakan Pembangunan di Kubar

lihat foto
Bupati Kubar Frederick Edwin saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, pada Jumat (12/6/2026). Foto: HO/ Diskominfo Kubar
Bupati Kubar Frederick Edwin saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, pada Jumat (12/6/2026). Foto: HO/ Diskominfo Kubar

“Setiap usaha yang tercatat adalah harapan. Setiap data yang dihimpun adalah pijakan pembangunan. Dan setiap partisipasi masyarakat merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang mengusung tema Mencatat Ekonomi Indonesia untuk Masa Depan yang Lebih Baik. Menurutnya, budaya sadar data harus terus dibangun karena kebijakan yang tepat lahir dari data yang baik.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran ekonomi daerah yang lebih lengkap dan relevan dengan perkembangan zaman sehingga mampu menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih efektif demi kemajuan Kubar di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala BPS Kubar, Lutfi Muta'ali, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1960 tentang Sensus dan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Ia menyebutkan sensus ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dan menjadi salah satu dari tiga sensus nasional bersama sensus penduduk dan sensus pertanian. Tahun 2026 menjadi pelaksanaan sensus ekonomi kelima sejak pertama kali digelar pada 1986.

“Tujuan sensus ekonomi adalah menyediakan data dasar yang terpercaya untuk seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional,” jelasnya.

Lutfi menambahkan, pencanangan tersebut menjadi langkah awal dimulainya pendataan seluruh kegiatan usaha di Kubar secara komprehensif.

Selain menandai dimulainya sensus secara resmi, kegiatan itu juga bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha, memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya data ekonomi yang akurat, serta mempererat kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam penyediaan data ekonomi nasional. (*/Adv Diskominfo Kubar)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar