Pemkab Kutai Barat

Wabup Kubar Optimistis Target Zero New Stunting Tercapai Lewat Kolaborasi Bersama

lihat foto
Wakil Bupati Nanang Adriani menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kubar, pada Kamis (11/6/2026). Foto: HO/Diskominfo Kubar
Wakil Bupati Nanang Adriani menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kubar, pada Kamis (11/6/2026). Foto: HO/Diskominfo Kubar

BorneoFlash.com, SENDAWAR – Upaya mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus diperkuat. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan, puskesmas, pemerintah kampung, kader Posyandu hingga masyarakat untuk bersama-sama menekan angka stunting.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Nanang Adriani saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kubar, pada Kamis (11/6/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa target Zero New Stunting hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Nanang, percepatan penurunan stunting tidak semata menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

"Posyandu harus menjadi kebutuhan masyarakat, bukan sekadar kewajiban. Melalui Posyandu, pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau secara rutin sehingga risiko stunting dapat dideteksi dan ditangani sejak dini," ujarnya.

Ia menilai penguatan budaya peduli kesehatan berbasis komunitas perlu terus didorong agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat.

Selain itu, Nanang juga menyoroti peran strategis kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat kampung. Karena itu, peningkatan kapasitas serta kesejahteraan kader menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan.

Kader Posyandu yang profesional, berdaya, dan sejahtera diyakini mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal dalam mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat.

lihat foto
Wakil Bupati Nanang Adriani menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kubar, pada Kamis (11/6/2026). Foto: HO/Diskominfo Kubar
Wakil Bupati Nanang Adriani menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kubar, pada Kamis (11/6/2026). Foto: HO/Diskominfo Kubar

Tak hanya itu, dukungan kebijakan serta alokasi anggaran kampung yang berkelanjutan juga dinilai memiliki peran penting dalam menyukseskan program percepatan penurunan stunting. Pemerintah kampung diharapkan dapat mengintegrasikan program kesehatan dan penanganan stunting ke dalam perencanaan pembangunan kampung.

"Melalui kolaborasi yang kuat, dukungan kebijakan yang berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat, kita optimistis dapat melahirkan Generasi Emas Kubar yang sehat, unggul, dan siap bersaing dalam menyongsong era Ibu Kota Nusantara (IKN)," tegasnya.

Pemkab Kubar sendiri terus memperkuat berbagai program intervensi stunting melalui peningkatan layanan kesehatan dasar, penguatan Posyandu, edukasi gizi keluarga, serta sinergi lintas sektor guna mempercepat terwujudnya daerah yang bebas stunting. (*/Adv Diskominfo Kubar)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar