Otorita IKN

IKN Jadi Sorotan Nasional di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Basuki Genjot Rehabilitasi Bekas Tambang dan Penanaman Mangrove

lihat foto
IKN terpilih sebagai salah satu dari tujuh lokasi nasional yang terhubung secara langsung melalui teleconference bersama Menteri Lingkungan Hidup dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Masjid Negara IKN, pada Jumat (06/06/2026). Foto: HO/Humas
IKN terpilih sebagai salah satu dari tujuh lokasi nasional yang terhubung secara langsung melalui teleconference bersama Menteri Lingkungan Hidup dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Masjid Negara IKN, pada Jumat (06/06/2026). Foto: HO/Humas Otorita IKN

BorneoFlash.com, NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu dari tujuh lokasi nasional yang terhubung langsung melalui teleconference dengan Menteri Lingkungan Hidup dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar di Masjid Negara IKN, pada Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai gerakan nasional dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, yang mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil peran nyata dalam menghadapi perubahan iklim melalui berbagai aksi lingkungan, baik dalam skala kecil maupun program berdampak luas.

Secara nasional, kegiatan dipusatkan di Graha Wisata Pramuka Cibubur dan diikuti sekitar 10 ribu peserta dari berbagai daerah. Sementara di IKN, acara melibatkan mitra pembangunan, masyarakat, serta insan Otorita IKN yang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan peduli lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan untuk mendukung Gerakan ASRI sekaligus memperkuat komitmen Nusantara sebagai kota hutan berkelanjutan.

lihat foto
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Foto: HO/Humas Otorita IKN
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Foto: HO/Humas Otorita IKN

Menurut Basuki, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh pihak.

“Kebersihan ini merupakan suatu gerakan kolektif. Terdapat beberapa kegiatan yang kami lakukan, yaitu bersih pantai sekaligus penanaman mangrove, kemudian penanaman di bekas area tambang. Ini yang harus lebih difokuskan di IKN,” ujar Basuki.

Ia juga mengungkapkan bahwa Otorita IKN saat ini tengah bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan dalam upaya rehabilitasi kawasan bekas tambang, khususnya di wilayah Hutan Bukit Soeharto.


Program tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memulihkan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kawasan Nusantara dan sekitarnya.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat. Menurutnya, komitmen Otorita IKN dalam melakukan pemulihan lingkungan dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak, khususnya perusahaan tambang, untuk ikut bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Saya sangat bahagia mendengar Kepala Otorita IKN sangat concern terhadap lingkungan hidup. Kementerian Lingkungan Hidup sepenuhnya mendukung. Niat Otorita IKN untuk menanam di bekas area tambang mudah-mudahan dapat menginspirasi para pemilik tambang agar ikut memastikan proses pemulihan lahan pascatambang berjalan dengan baik,” ujar Jumhur.

Ia menilai rehabilitasi kawasan bekas tambang menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di masa depan.

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, pemerintah mengajak seluruh masyarakat menjadikan Gerakan ASRI sebagai budaya baru dalam kehidupan sehari-hari.

lihat foto
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Masjid Negara IKN, pada Jumat (06/06/2026). Foto: HO/Humas Otorita IKN
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Masjid Negara IKN, pada Jumat (06/06/2026). Foto: HO/Humas Otorita IKN

 

Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa, gerakan tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas lingkungan hidup, meningkatkan kesadaran kolektif terhadap perubahan iklim, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Sebagai kota masa depan yang mengusung konsep forest city, IKN terus berupaya menempatkan aspek keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan.

Berbagai program penghijauan, rehabilitasi lahan, hingga pengelolaan lingkungan terpadu diharapkan mampu menjadikan Nusantara sebagai contoh kota modern yang tumbuh selaras dengan alam. (*/Humas Otorita IKN)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar