Kapolda juga mengajak seluruh personel Polda Kaltim untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperteguh komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya dalam menjalankan tugas menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan kembali peran Polri sebagai alat pemersatu bangsa. Di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang ada di Kalimantan Timur, seluruh personel Polri dituntut untuk senantiasa mengedepankan pendekatan yang humanis, adil, profesional, dan transparan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap anggota Polri harus mampu memastikan seluruh lapisan masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi hafalan atau slogan semata.
Seluruh personel diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga integritas, menjauhi segala bentuk pelanggaran maupun praktik menyimpang, serta senantiasa menjunjung tinggi etika profesi kepolisian.
Melalui semangat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Polda Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*/Humas Polda Kaltim)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar